BENGKALIS -- Gaungriau.com -- Para anggota DPRD Kabupaten Bengkalis telah usai melakukan reses yang digelar sejak tanggal 8  hingga 10 Agustus 2018 kemarin. Wakil Ketua DPRD Kabupaten Bengkalis Indra Gunawan mendengarkan keluh kesah masalah infrastruktur di dua Kecamatan, Kabupaten Bengkalis.

Reses merupakan masa penting yang sejatinya fungsional dalam menjaring aspirasi masyarakat. Hal tersebut sangat disadari oleh para anggota Dewan yang berkantor di Antara Kabupaten Bengkalis, Provinsi Riau.

“Reses ini, kewajiban bagi anggota DPRD.  Anggota Dewan turun ke Dapil untuk bertemu konstituen, menjaring informasi, menghimpun seluruhnya untuk kemudian disalurkan,” ungkap Wakil Ketua DPRD Bengkalis Indra Gunawan akrab disapa Engah ini kepada wartawan, Selasa, 14 Agustus 2018 di kantor DPRD Bengkalis.

Ia menjelaskan, masyarakat mengeluhkan masih belum maksimal infrastruktur jalan seperti di desa Teluk Lancar dan Teluk Pambang kecamatan Bantan, Kabupaten Bengkalis. Hal yang sama disampaikan masyarakat desa Kelemantan Kecamatan Bengkalis, Kabupaten Bengkalis.

"Saya langsung bertemu dengan ratusan masyarakat yang hadir pada reses, mayoritas meminta dirinya memperjuangkan penunjang infrastruktur jalan,"ungkap Engah menceritakan hasil reses.

Ia mengatakan, reses dalam kegiatan ini kita fokus mendengarkan untuk kemudian disalurkan. Bukan sekedar mengadakan pertemuan tanpa hasil membangun di masa depan.

"Masalah-masalah signifikan di bidang infrastruktur,"kata Engah lagi.  

Anggota DPRD Bengkalis tiga periode ini juga mengatakan keluhan mereka ada yang terkait infrastruktur akses jalan antar penghubung desa yang belum maksimal.

Ia juga mengakui bahwa persoalan infrastruktur memang belum tersentuh secara merata khususnya dikecamatan Bantan. Menurutnya, karena kondisi kemampuan keuangan APBD Bengkalis sejak 2018 ini.

Seluruh keluhan masyarakat dan harapan, dikatakan anggota Dewan ini  akan ditindaklanjuti secara maksimal. Realisasi anggaran untuk program-program yang akan direncanakan pada tahun anggaran 2019.

“Kita tidak akan memperjuangkannya, tapi sesuai dengan kemampuan keuangan APBD Kabupaten Bengkalis," akhir Ketua DPD Golkar ini.**(man)