• Parlindungan (pegang kamera) saat shooting film Dendam Cinta tahun 2015 lalu di Bengkalis

BENGKALIS -- Sanggar Lisendra Dua Terbilang Pekanbaru akan lakukan pemutaran film berjudul 'Dendam Cinta' di Auditorium Fakultas Hukum UIR. Film besutan Sutradara Parlindungan itu akan diputar secara terbuka pada 19 November 2016 mendatang.

Konon, film yang diproduksi pada Juli 2015 lalu itu merupakan karya putra daerah Riau yang memiliki format durasi panjang hampir dua jam. Ketika diwawancarai, Parlindungan mengatakan, film Dendam Cita dilaunching bersamaan dengan pencanangan 'Bangga 100 Persen Film Lokal' oleh Media Action Entertainment dan Sanggar Lisendra Dua Terbilang.

"Film ini sebenarnya merupakan karya produksi tahun 2015 lalu. Film ini bercerita tentang kisah percintaan dengan mengangkat unsur kearifan lokal berupa cerita Lancang Kuning," katanya pada Selasa 15 Nopember 2016.

Parlindungan menjelaskan, film ini tak hanya akan diputar di sejumlah kampus Riau, tapi juga akan diputar di sejumlah kampus lain di Sumatera Barat dan di Malaysia. "Rencananya, setelah pemutaran di UIR, kita akan lakukan pemutaran juga di ISI Padang Panjang dan Universitas Kebangsaan Malaysia (UKM)," paparnya.

Terpisah, pemeran utama wanita film 'Dendam Cinta' Rahma Yenny mengatakan, film tersebut mengambil gambar di Desa Sepahat, Kabupaten Bengkalis. Desa Sepahat yang berlokasi di pinggir laut tersebut merupakan gambaran menarik tentang komunitas masyarakat melayu yang hidup di wilayah pesisir. Rahma Yenny menyebut, sejak film tersebut dirilis dan diputar di beberapa tempat, kawasan laut Desa Sepahat berhasil diangkat menjadi destinasi wisata baru di Riau.

"Alhamdulillah, sejak beberapa kali pemutaran seperti di Idrus Tintin dan sejumlah tempat lainnya, minat berwisata ke Desa Sepahat semakin bagus daripada sebelumnya," jelasnya.

Terkait pencanangan Bangga 100 Persen Film Lokal, Rahma Yenny menjelaskan, kondisi film Indonesia saat ini jauh lebih baik daripada sebelumnya. "Paling tidak, film Indonesia tidak lagi identik dengan film horor. Tapi sudah punya tema yang lebih banyak dan beragam," ucap Rahma.

Penasaran dengan film tersebut, silahkan datang beramai-ramai ke Auditorium FH UIR pada 19 November nanti, dan simak keunggulan pantai Desa Sepahat yang digambar dalam film berjudul 'Dendam Cinta' karya sutradara Parlindungan.**(rls/put)