BANTEN -- Bertajuk tujuh Wonderful Banten diselenggarakan di Mall Tangcity Kota Tanggerang Banten sejak 10 s/d 13 November 2016, pameran Gebyar wisata Banten diharapkan menjadi ajang bagi para UKM, stakeholder dan komunitas untuk berinteraksi dengan pasar dan membuka jaringan dengan calon konsumen sehingga mampu menggerakan produktifitas roda ekonomi kreatif bagi dunia pariwisata.

Pameran Gebyar wisata Banten itu, langsung dibuka Asdep Pengembangan Segmen Pasar Personal Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran pariwisata Nusantara Kemenpan, Raseno Arya mengatakan gebyar wisata ini diharapkan dapat meningkatkan daya tarik dan minat kunjungan wisatawan domestik maupun mancanegara dan juga sebagai ajang untuk mempromosikan objek wisata budaya dan pariwisata ke masyarakat luas.

“Jangan dijadikan ajang seremonial, tetapi jadikan sebagai daya tarik dengan menampilkan produk unggulan masing-masing daerah serta mempromosikan wisata budaya ditingkat Mancanegera,”imbuhnya.  

Terpisah pemerintah daerah Kabupaten bengkalis diwakili dinas Koperasi, Usaha Mikro, Kecil dan Menengah kabupaten Bengkalis yang ikut serta dalam pameran gebyar wisata Banten 2016 tersebut, menampilkan produk-produk unggulan UKM diantaranya lempuk durian, dodol, kerupuk pedas, kerupuk udang, tenun lejo, terasi, bolu cermai, dan sejumlah kerajinan tangan seperti kerajinan batok kelapa, aklinik, dan tas rajutan.

Kepala dinas Koperasi, Usaha Mikro, Kecil dan Menengah kabupaten Bengkais H. Tuah Hasrun Saily mengungkapkan terima kasih banyak atas dukungan dari berbagai pihak sehingga bisa memperkenalkan produk produk unggulan daerah kabupaten Bengkalis. 

“Alhamdullilah produk unggulan Bengkalis mendapat pujian dan stand kita banyak dikunjungi oleh berbagai masyarakat se Indonesia,”kata H. Tulah Hasrun Saily kepada media ini, Senin 28 Nopember 2016 diruang kerjanya. 

Saat berkunjung, distand oleh Raseno Arya beserta asisten pembangunan dan kesra Provinsi Banten beserta para pejabat di pemerintahan Provinsi Banten memuji stand dan diperkenalkan oleh dinas Koperasi, Usaha Mikro, Kecil dan Menengah kabupaten Bengkalis.