• H Eduar

BENGKALIS -- Kementrian Pariwisata RI tahun 2017 ini memberikan bantuan dana Alokasi Khusus (DAK) dari Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) senilai Rp3 miliar khusus pengembangan dinasti wisata di pantai Lapin, desa Tanjung Punak, kecamatan Rupat Utara, dan pantai Selat Baru, kecamatan Bantan, kabupaten Bengkalis. 

Hal itu dibenarkan langsung oleh Kepala Dinas Kebudayaan, Pariwisata dan Pemuda Olahraga kabupaten Bengkalis Drs H Eduar kepada sejumlah wartawan, Rabu 15 Maret 2017 dikantornya. 

Untuk pengembangan kepariwisata diwilayah kecamatan Rupat Utara dan kecamatan Bantan kabupaten Bengkalis tidak bisa tergantung pada ABPD Bengkalis bahkan Provinsi Riau. Beberapa bulan terakhir dirinya melakukan lobi langsung ke Kementrian Pariwisata Republik Indonesia. 

"Alhamdulillah ditahun ini dapatkan bantuan dari APBN melalui Kementrian Pariwisata untuk pembangunan lanjutan Jetti dipantai Tanjung Lapin, desa Tanjung Punak, kecamatan Rupat Utara senilai Rp 1,5 miliar untuk pembangunan WC dan pembangunan pagar pembatas dengan permukiman masyarakat dan lain nantinya," ungkapnya. 

Dikatakanya, penyelesaian pembangunan Jetti di pantai Lapin  yang terakhir di bangun dari bantuan Provinsi Riau tahun 2013 silam belum selesai. Ditambahkan H Eduar pihak provinsi Riau tidak lagi melanjutkan pembangunan Jetti di pantai Lapin , Desa Tanjung Puncak,  Kecamatan Rupat, kabupaten Bengkalis. 

"Bantuan untuk dinasti kepariwisataan senilai Rp1,5 miliar lainnya 
untuk pembangunan infrastruktur pantai Selat Baru, kecamatan Bantan, kabupaten Bengkalis yang pembangunan tahap awal. Selain fisik juga anggaran itu untuk pusat informasi pariwisata,  " katanya. 

Ia juga mentargetkan tahun ini perencanaan nya pembangunan lanjutan Jetti pantai Lapin tersebut  selesai dalam waktu dekat, saat ini sedang berkoordinasi dengan pemerintahan Provinsi Riau. Karena awalnya dibangun tingkat Provinsi Riau.