PEKANBARU -- Memeriahkan peringatan Hari Tari Sedunia yang jatuh pada 29 April, Sanggar Cikal turut tampil dengan tarian andalannya yang berjudul "Main Yuk". Tarian ini menceritakan tentang tradisi permainan dan kebiasaan anak-anak saat berkumpul bersama teman-temannya. 

Dalam rangka memeriahkan peringatan Hari Tari Sedunia yang diselenggarakan Taman Budaya Provinsi Riau di Bandara Sultan Syarif Kasim (SSK) Pekanbaru, Sabtu 29 April 2017 pekan kemarin. Sanggar Cikal, satu dari beberapa sanggar tarian yang mendapatkan kesempatan untuk menampilkan tariannya.

Dikatakan Ketua Sanggar Cikal Sundari, tema hari tari se dunia tahun 2017, yakni Tari Meriau, sedangkan judul tarian yang ditampilkan sanggar cikal pada hari tari sedunia ini "Main yuk" yang menceritakan tentang tradisi permainan anak-anak dan kebiasaan anak-anak saat berkumpul bersama teman-temannya. 

Dijelaskan Sundari, Sanggar Cikal yang didirikan tahun 2014, dibuatkan akta Notaris dan disahkan dengan Surat Kepututusan (SK) Menteri Hukum dan Ham Nomor AHU-0000638.AH.01.07.Tahun 2015. 

Sanggar Tari Cikal dipimpin oleh Sundari dengan penasehat Ganesh Hariamansyah, SH, M.Sn dan pelatih Yesi Rizal, S.Pd dan Ade Fitri, SE. Selain mengikuti Hari Tari se dunia juga Sanggar Cikal kerap diundang di acara-acara pemerintah daerah ataupun resepsi yang ada di Kota Pekanbaru hingga ibukota Jakarta. 

"Banyak jenis tarian yang sudah dikuasai oleh anak-anak sanggar seperti tari persembahan, tari zapin, tari bambu, tari bakul, dedap durhaka dan tari lainnya," sebut Sundari. 

Sanggar cikal latihan setiap minggu pukul 10.00 WIB di Taman Budaya Provinsi Riau, dan membuka kesempatan bagi anak-anak untuk ikut bergabung dengan menghubungi nomor handphone 082114455858 atas nama Sundari.**(rls/ozy)