• Herwan Nasri

PEKANBARU -- Usai disahkannya Perda RTRW Riau pada Senin 25 September 2017 lalu, sejumlah Kabupaten/Kota di Riau bergerak cepat untuk mengesahkan Perda RTRW masing-masing tidak terkecuali bagi Kota Pekanbaru. Dimana, Perda yang sudah selesai sejak tahun 2015 lalu tersebut kini menunggu evaluasi dari Gubernur Riau, setelah Perda RTRW Riau dievaluasi oleh Kemendagri.

Ketua Pansus RTRW Pekanbaru, Herwan Nasri mengatakan, dengan disahkannya Perda RTRW Riau maka Perda RTRW Pekanbaru pun akan segera menyusul. Pasalnya, Perda RTRW Pekanbaru sendiri sudah siap sejak tahun 2015 lalu, namun tak bisa diterapkan karena harus menunggu pengesahan Perda RTRW Riau terlebih dahulu.

"Kita menyesuaikan dengan Perda RTRW Riau, karena harus menunggu evaluasi dari Kemendagri. Setelah itu, Perda RTRW Pekanbaru baru bisa diberlakukan. Sehingga nanti semua kalangan tentang izin dan zonasi wilayah nanti akan mengikuti. Ada pemetaan kawasan di dalam RTRW tersebut, seperti kawasan perkantoran, kawasan pergudangan, kawasan perumahan dan kawasan ruang terbuka," ungkap Herwan Nasri.

Herwan menambahkan, selain Perda RTRW Pekanbaru, pihak DPRD Pekanbaru juga berencana akan menyiapkan Perda Zonasi dan Perda Rencana Detail Tata Ruang. Hal ini sesuai dengan Perda RPJPD Pekanbaru, yang saat ini tengah digodok oleh kalangan wakil rakyat.

Dengan disahkannya Perda RTRW Pekanbaru nanti, maka diharapkan bisa memberikan kepastian kepada para calon investor untuk menanamkan modalnya di Pekanbaru. Suasana kota yang memiliki tata ruang yang baik dan rapi, pastinya akan memberikan nilai plus bagi Pekanbaru sehingga makin menjadi kota tujuan investasi di Sumatera.**(dwi)