BAGANSIAPIAPI -- Kondisi jalan lintas Ujung Tanjung menuju ibu kota Rokan Hilir Bagansiapiapi sangat memprihatikkan.Jalan ini sebagai salah satu urat nadi jalan masyarakat untuk keluar masuk ke Bagansiapiapi dan menuju ke Kecamatan yang lain diwilayah Rokan Hilir.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang ( PUTR ) Rokan Hilir H Jhon Saparindow melalui Kabidnya Raja Yulistira mengakui,bahwa setiap tahun memang ada bantuan pembangunan jalan tersebut secara bertahap ,namun sejauh ini masih tersisa dan kondisinya sangat rusak parah dan memprihatinkan.

"Mudahan tahun 2018 nanti Pemprov akan menuntaskan pembangunannya ,dan kami akan terus berupaya,agar di th 2018 bisa selesai.Panjang jalanya cukup lumayan yakni sekitar 60 km dengan biaya sekitar 700 M.Jalan ini akan dibangun riggit,karena kalau diaspal tidak akan tahan,sebab kondisi tanahnya labil.Tambah lagi kendaraan yang melewati jalan ini lumayan artinya bertonase berat,sehingga jalanya cepat hancur,untuk itu mari kita sama-sama berdoa,"kata Raja saat ditemui di Bagansiapiapi,Rabu 15 November 2017.

Selain itu Pemprov telah mengucurkan anggaran ke Rokan Hilir sekitar seratusan miliar dari permintaan 900 miliar saat ini pembangunan baik jalan maupun jembatan sudah mencapi 80 persen."Saat ini kita membutuhkan jalan lintas,terutama jalan lintas Ujung Tanjung menuju ke Bagansiapiapi,"jelas Raja.

Diakui Raja bahwa Pemkab Rokan Hilir terus berupaya untuk memperbaiki jalan lintas yang sudah rusak berat itu dengan menutup dengan cara mencor,agar pengguna jalan tersebut bisa melalui dengan baik,"imbuhnya.**(ika)