• Abdul Wahid

PEKANBARU -- Dewan menillai penerapan aturan tegas untuk membatas muatan Tonase truk yang melintas sesuai kapasitas jalan dinilai perlu diterapkan. Pasalnya, kerusakan jalan yang parah terjadi di Riau banyak terjadi akibat kendaraan truk yang melintas dengan Tonase lebih dibanding kapasitas jalan.

"Jadi, tujuan pembatasan muatan dengan mendirikan jembatan timbang adalah menghindari pengrusakan jalan, inilah yang perlu diterapkan secara tegas dan profesional," ungkap Anggota Komisi IV DPRD Riau, Abdul Wahid kepada wartawan Senin 27 November 2017.

Untuk itu, kata Politisi PKB ini, pemerintah harus berani membongkar kendaraan yang bermuatan lebih. Tentunya, dengan membangun segala fasilitas seperti peralatan bongkar dan pergudangan di jembatan timbang.

"Jadi, ini diperlukan supaya tidak terjadi kerusakan jalan secara terus menerus akibat kelebihan tonase. Dan ini lebih efektif memberikan efek jera dan ini lebih baik dari pada penerapan denda kemudian mereka terus melakukan pengrusakan jalan dan kita melakukan perbaikan," tegas Wahid.** (rud)