RAMBAH -- Gaungriau.com -- Pembangunan turap Sungai Pisagang desa Suka Maju, Kecamatan Rambah (Kab Rohul), yang runtuh beberapa minggu lalu secepatnya akan diperbaiki kembali.

Demikian ditegaskan kepala desa Suka Maju Suherdi ST kepada Gaungriau.com, Kamis 18 Januari 2018. Dijelaskannya, bangunan turap sepanjang 100 meter dan tinggi rata-rata 2,7 meter dibangun dengan Dana Desa (DD) RP 160 juta tahun 2017 dan dikerjakan sudah sesuai dengan bestek. Seminggu pasca selesai pembagunan turap, warga tak sabar agar bangunan terlihat lebih bagus. Msyarakat bersuwadaya langsung melakukan penimbunan dan dipadatkan menggunakan mesin alat berat bomak, hingga mengakibatkan bangunan turap tersebut runtuh sepanjang 10 meter.

Dikatakannya, animo suwadaya masyarakat membangun desa Suka Maju sangat tinggi, untuk biaya penimbunan bangunan turap yang runtuh itu juga diambil kebijakkannya dari kas Masjid yang takjauh dari lokasi turap dibangun.

“Bangunan yang rutuh itu tanggung jawab kita, saat ini masyarakat sudah mulai mengumpulkan batu gunung yang runtuh dan selanjutnya akan secepatnya diperbaiki kembali”, ujar Suherdi.

Lajut Suherdi lagi, berita acara kejadian runtuhnya bangunan turap Sungai Pisagang sudah dilaporkannya kepada pihak kecamatan dan tim monitoring, dan tidak ada permasalahan lagi, ungkapnya. Diakuinya lagi, bahwa desa Suka Maju yang dipimpinnya, tipilih sebagai desa terbaik 10 besar dalam pengelolaan dana desa tingkat Kabupaten Rohul. Saat ini kita telah mempersiapkan laporan tentang kegiatan dana desa untuk loparan dalam kunjungan Peresiden Joko Widodo di Kecamtan Kuntodarussalam, Kab Rohul) pada Pebruari mendaatang, ucap Suherdi.**(lim)