PEKANBARU -- Gaungriau.com -- Pemberian Imunisasi Difteri di SD Angkasa Lanud Roesmin Nurjadin jalan Adi Sucipto Pekanbaru langsung di saksikan oleh Ketua PIA Ardhya Garini Cabang 12/D.I Lanud Roesmin Nurjadin, Nyoya Melania AG Wiraksono, Kamis 1 Februari 2018. Pemberian imunisasi ini mendapat antusius siswa yang ikut Imunisasi Difteri

Berry salah satu siswa kelas II b mengaku senang dengan pemberian Imunisasi Difteri. Siswa semula takut dengan suntik ini pun akhirnya memberanikan diri untuk ikut imunisasi.

"Semula takut tapi setelah dicoba rasanya seperti digigit semut. Tidak sakit seperti digigit semut pak," kata Berry yang mengaku senang dapat Imunisasi Difteri.

Berry mengaku sudah dua kali mendapat suntikan imunisasi. Imunisasi ketika waktu kelas satu dan kelas dua." Sudah dua kali di suntik, waktu kelas satu dan kelas dua," jawabnya dengan polos.

Sementara itu Ketua PIA Ardhya Garini Cabang 12/D.I Lanud Roesmin Nurjadin, Nyoya Melania AG Wiraksono mengapresiasi kegiatan imunisasi yang dilakukan SD Angkasa dengan harapan siswa dapat terhindar dari dari penyakit menular.

"Saya apresiasi Imunisasi Difteri mengingat banyak penyakit yang ditularkan bahkan sudah ada kejadian luar biasa (KLB) berapa waktu lalu," kata Melania usai menyaksikan langsung pemberian Imunisasi Difteri di SD Angkasa.

Selain siswa SD, kata Melania,Imunisasi Difteri juga akan di berikan kepada peserta didik TK Angkasa." Saat ini siswa SD, nanti dilain waktu siswa TK juga kita berikan imunisasi Difteri. Kita berharap dengan pemberian imunisasi bisa meningkatkan daya tahan tubuh siswa sehingga penyakit tidak akan masuk dalam tubuh," harap Melania didampingi pengurus PIA AG lainnya

Kepala SD Angkasa, Bayu mengatakan jumlah siswa yang diberi Imunisasi Difteri sebanyak 88 orang terdiri dari siswa kelas 1 ada 43 orang dan siswa kelas 2 ada 45 orang. Pemberian Imunisasi Difteri ini kerjasama dengan Puskesmas Marpoyan Damai.

"Selain untuk kesehatan kegiatan ini juga berkaitan dengan Bulan Imunisasi Anak Sekolah (BIAS)," kata Bayu.** (rls)