• Zulkifli AS

DUMAI -- Gaungriau.com -- Wali Kota Dumai Zulkifl As meminta dinas perdagangan untuk menggandeng instansi terkait melakukan inspeksi mendadak peredaran jajanan anak anak diduga mengandung narkoba.

"Dinas perdagangan, dinas kesehatan bersama BPOM dalam waktu dekat ini akan melakukan inspeksi mendadak," kata wali kota baru-baru ini.

Lanjutnya, dia mengimbau para orang tua agar terus mengawasi jajanan anak-anaknya untuk mencegah mengkonsumsi permen dengan kandungan narkoba.

"Peredaran permen mengandung narkoba ini tujuannya menghancurkan generasi penerus bangsa karena mereka menyasar anak-anak, jadi saya ingatkan kembali para orang tua harus waspada," tegas Zul As.

Sementara, Kepala Kepolisian Resort Dumai AKBP Restika P Nainggolan mengimbau masyarakat agar mewaspadai peredaran permen diduga mengandung narkoba dengan sasaran anak anak.

"Hati-hati, ada permen diduga mengandung narkoba beredar di tengah-tengah masyarakat," kata Kapolres saat rapat koordinasi penanganan konflik sosial di Dumai, Selasa 3 April 2018.

Disebutkan, para orang tua diminta untuk mengawasi anaknya, karena di Kabupaten Kepulauan Meranti ada anak yang mabuk diduga usai konsumsi permen diduga mengandung zat amphetamin dan methamphetamin.

Untuk diketahui, satu permen merek diduga mengandung narkoba sudah diuji di laboratorium Balai Besar Pengawasan Obat dan Makanan (BBPOM) Pekanbaru. Dari tiga sample yang diuji ternyata hasilnya tidak mengandung zat Methafetamin dan Amphetamin.

"BBPOM sudah menyampaikan secara lisan bahwa hasil uji lab negatif, tidak mengandung narkoba," sebut Kepala Dinas Kesehatan Kepulauan Meranti Irwan Suwandi kepada wartawan.**(mcr)