• Asri Auzar

PEKANBARU -- Gaungriau.com -- Perusahaan yang beroperasional di kawasan hijau dan hutan lindung dalam Perda Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Riau wajib segera keluar. Pasalnya, Perda RTRW Riau sudah mulai diberlakukan mulai 8 Mei 2018 sampai tahun 2038.

Mantan Ketua Pansus RTRW Riau Asri Auzar menegaskan perusahaan yang beroperasi di kawasan hutan harus segera keluar. Misalnya saja, perusahaan yang beroperasional dalam kawasan Kepala Kambing, kawasan antara Kabupaten Rokan Hulu dan Rokan Hilir. Karena,kawasan tersebut merupakan kawasan hutang lindung.
"Sehingga semua perusahaan yang beroperasional di kawasan hutan lindung itu harus keluar," ungkap Asri kepada wartawan, Selasa 8 Mei 2018.

Politisi Demokrat ini menjelaskan, perusahaan yang beroperasi tanpa izin akan itu harus diusut dan diproses aparat berwenang sesuai hukum yang berlaku. Kemudian, perusahaan yang beroperasional pada kawasan hutan lindung harus kembali dihijaukan dan dikembalikan menjadi hutan lindung.

"Termasuk kawasan hutan lindung Taman Nasional Tesso Nilo itu juga harus kembali dihijaukan," ujar Asri.

Dengan diberlakukannya RTRW Riau semua sudah jelas mana yang masuk kawasan hutan lindung, masuk kawasan industri, kawasan perkantoran, kawasan pemukiman dan kawasan perkebunan.**(rud)