• Masgaul Yunus

PEKANBARU -- Gaungriau.com -- DPRD Riau berencana akan turun dan membicarakan persoalan rencana pembangunan Waduk Lompatan Harimau di Rokan Hulu karena akan menenggelamkan empat desa yang menuai gejolak dan protes dari kalangan masyarakat.

Menurut Anggota DPRD Riau Dapil Rohul Masgaul Yunus, gejolak masyarakat muncul karena sudah banyak rumah pemukiman masyarakat terbangun, begitu juga fasilitas dan gedung pendidikan, kebun dan termasuk fasilitas gedung pelayanan masyarakat.

"Tentu rencana pembangunan waduk yang merupakan program pemerintah pusat ini perlu disosialisasikan. Informasinya di Rohul ada 4 desa yang akan ditenggelamkan untuk pembangunan. Gejolak terjadi karena sudah banyak pembangunan, walaupun tujuan pembangunan waduk juga untuk kepentingan masyarakat dan tentu hal ini dijelaskan kapada masyarakat," ungkap Masgaul kepada wartawan kemarin.

Politisi Golkar ini menjelaskan, rencana pembangunan Waduk lampatan harimau merupakan proyek yang didanai APBN yang informasinya dianggarkan sekitar Rp3 triliun dibangung di Riau terlak di Rohul akan menenggelamkan empat desa dan Sumbar itu akan menenggelamkan dua desa.

"Kita DPRD Riau mendukung program pemerintah pusat ini. Namun, kita tetap lihat perkembangan masyarakat dan solusinya seperti apa. Kami DPRD Riau dari dapil Rohul akan membicarakan dg bupati. Bupati juga harus turun ke lapangan dan jadi kita kompak," terang Masgaul.

Solusi adanya gejolak masyarakat ini harus segera dicarikan solusi seperti apa ganti rugi pemindahan itu harus disampaikan kepada masyarakat. Karena, program ini merupakan program pemerintah pusat untuk kepentingan pembangunan yang juga memberikan manfaat kepada masyarakat.

"Kita sama turun melihat kondisi masyarakat. Barangkali aset pemerintahan Rohul juga ada disana. Jadi disinkronisasikan program pemprov dengan pemkab bersama tokoh masyarakat disana duduk satu meja dan kita paparkan program pemerintah pusat ini. Apalagi, ini dampak pembangunan ini kena dua provinsi Sumbar dua desa dan Riau 4 desa," terang Masgaul.**(rud)