PEKANBARU -- Gaungriau.com -- Tepat pada Tanggal 1 Oktober 2018 nanti, Universitas Riau (Unri) memasuki usia 56 tahun. Maka selama itulah tapak tilas Unri dalam menjalankan amanah institusi, sebagai lembaga pemerintah di bidang Pendidikan Tinggi untuk melaksanakan Tri Dharma Perguruan Tinggi yang meliputi Pengajaran, Penelitian, serta Pengabdian kepada Masyarakat.

"Seiring hal tersebut, melalui tema “Bersyukur dan Berprestasi Internasional”, Unri selalu memberikan peran dan kontribusi dalam menciptakan generasi bangsa yang berkompeten dalam bidang pendidikan yang bermanfaat bagi masyarakat luas," ujar Rektor Unri, Prof Dr Ir Aras Mulyadi DEA pada acara pembukaan Milad Unri ke-56, Kamis 6 September 2018 di halaman Rektorat Kampus Bina Widya Unri, Panam.

Ditandai dengan pemukulan gong oleh Rektor, secara resmi berbagai rangkaian pada kegiatan Milad Unri ke-56 tahun ini dimulai. “Kita bersukur pada hari ini mencapai Usia ke-56 dan kita yakin dengan usia ini Unri menjadi universitas besar tidak hanya di Riau dan sumatera tetapi juga di Republik indonesia," ujarnya.

Dikatakan Rektor, peran dan Kontribusi Unri dalam bentuk tugas rutin dalam menyelenggarakan pendidikan tinggi di Propinsi Riau, telah menjadi amanah pendidikan bagi Unri. Tugas ini merupakan tanggung jawab moral Unri sebagai sarana pencetak generasi penerus bangsa yang memiliki integritas, serta ilmu pengetahuan yang kompeten di dalam bidangnya masing-masing.

“Kita selalu meningkatkan mutu kualitas Unri dengan baik. Ini dibuktikan pada tahun lalu kita me-launching berikar bersama-sama menanamkan cita-cita Unri untuk berakreditasi A. Alhamdulillah pada tahun ini kita telah mencapai dan meraih akreditasi A untuk Unri, mari kita tingkatkan kembali prestasi menjadi universitas riset unggul dan bermartabat di asia tenggara tahun 2035,” katanya.

Salah satu rangkaian acara dalam pembukaan Milad Unri ke-56 ini, adalah penampilan parade devile dari masing-masing satuan kerja yang ada di Unri, yang meliputi unit, lembaga, serta fakultas di lingkungan Unri. Pada parade ini, peserta menampilkan atraksi yang mencerminkan khas dari masing-masing peserta.

Sementara ketua Milad Unri Ke-56, Prof Dr Usman M Tang MS menjelaskan, Bukti wujud dari rasa syukur dari tema yang di usung tahun ini adalah dengan membuat suatu acara untuk mengumpulkan dana untuk membantu masyarakat yang terkena bencana di Lombok, selain itu ada juga acara bakti sosial, zikir bersama, Tablig Akbar yang direncanakan akan dilaksanakan 13 September 2018 mendatang.

“Mengapa kita harus berprestasi dalam skala internasional, sesuai dengan hadist, hendaklah sebahagian hari ini lebik baik dari kemarin maka kita temasuk golongan beruntung. Maka implementasi hadist tersebut kita membuat acara pencak silat se-Asia Tahun 2018 yang diahadiri berbagai Perguruan Tinggi yang ada di Indonesia dan luar negeri,” jelas Usman.

Kegiatan lainnya dijelaskan Usman adalah melaksanakan festival lagu melayu se-Asia Tenggara, seminar internasional dengan tema “keperawatan” dalam rangka meningkatkan prestasi dalam publikasi internasional.

"Kemudian untuk meningkatkan green matrik kita menyelenggarakan kegiatan green campus dalam rangka meningkatkan green campus kita tinggkat internasional," ungkapnya.**(rls)