JAKARTA -- gaungriau.com -- Wakil Ketua DPRD Riau Noviwaldy Jusman dan anggota DPRD Riau Marwan Yohannis mengantarkan petisi mahasiswa Universitas Islam Riau (UIR) ke Presiden RI melalui Sekretariat Negara (Setneg) dan DPR RI.

Petisi mahasiwa UIR diserahkan ke Setneg pada Kamis 13 September 2018 dan sehari berikutnya pada Jumat 14 September 2018, petisi juga diserahkan ke Pimpinan DPR yang membidangi Korpolhukam Fadli Zon.

Menurut Noviwaldy, petisi yang diserahkan kepada dua lembaga tinggi negara tersebut, merupakan amanah dan bentuk apresiasi kepada mahasiswa UIR sesuai kesepakatan dengan pendemo Senin 10 September 2018 lalu, yang telah berdemo dengan baik dan santun.

"Sudah seharusnya janji itu dipenuhi. Saya dengan rekan mengantar langsung untuk memastikan diterima dan teregistrasi dengan baik. Oleh pejabat di sana, Kami disarankan langsung antar ke bagian pelayanan agar langsung dapat tanda terima. Kemudian kami juga ke DPR RI diterima oleh Wakil Ketua yang membidangi Politik Hukum dan Keamanan, Fadli Zon, " kata Noviwaldy di Gedung Nusantara III DPR RI, Senayan, Jakarta, Jumat 14 September 2018.

Disaksikan anggota komisi III DPRD Riau Marwan Yohanis, Noviwaldy menyerahkan petisi mahasiswa UIR sekaligus meminta tandatangan Fadli Zon di lembaran petisi yang ditulis tangan oleh Presiden Mahasiswa UIR, Hengky Primana.

"Alhamdulillah tugas amanah sudah kami tunaikan langsung sebagai bentuk apresiasi saya pada mahasiswa tersebut. Semua tuntutan itu merupakan kewenangan Pemerintah Pusat, tak ada yang bisa kami putuskan di daerah, " kata politisi dari Fraksi Partai Demokrat itu.

Adapun tiga tuntutan mahasiswa yang termaktub dalam petisi tersebut, pertama meminta pemerintah untuk menstabilkan perekonomian negara yang berimbas terhadap masyarakat menengah ke bawah dan masyarakat Indonesia pada umumnya.

Kedua, pemerintah agar tidak membatasi hak berdemokrasi dan konstitusional bagi setiap WNI melalui kekuasan yang dimilikinya.

Ketiga, usut tuntas PLTU Riau I yang menyebabkan kerugian negara dan telah menyengsarakan rakyat Indonesia.

Fadli Zon mengatakan pihaknya menerima audiensi DPRD Riau untuk meneruskan aspirasi DPRD Riau yang berasal dari tuntutan mahasiswa UIR atas situasi bangsa saat ini.

"Saya mendapat kunjungan dari Pimpinan DPRD Riau yang meneruskan aspirasi surat dari mahasiswa UIR yang beberapa waktu lalu datang ke DPRD Riau, dalam jumlah ribuan orang dan mengajukan tiga tuntutan,” ujar politisi Gerindra ini.

Fadli berjanji akan meneruskan tuntutan yang disampaikan mahasiswa Universitas Islam Riau melalui DPRD Riau kepada komisi dan instansi terkait untuk ditindaklanjuti.

“Kita akan teruskan aspirasi ini. Ini aspirasi yang sangat penting yang datang dari mahasiswa dan diantar langsung oleh Pimpinan DPRD Riau,” katanya.**(bbg)