• Rektor UIR Prof Syafrinaldi menyampaikan sambutan

PEKANBARU -- gaungriau.com -- Fakultas Teknik Universitas Islam Riau (UIR) gelar yudisium bagi 191 sarjana, Senin 24 September 2018di Premire Hotel Pekanbaru.

Hadir pada yudisium sarjana teknik, Rektor UIR Prof Dr Syafrinaldi SH, MCL, Dekan FT UIR Ir. H Abdul Kudus Zaini. MT, MS.TR, Wakil Dekan serta Dosen.

Rektor Syafrinaldi dalam kesempatan itu mengatakan bahwa sebagai alumni tidak akan terputus ketika terima ijazah. Hubungan ini akan terus berlanjut. Peran alumni akan berkontribusi untuk akreditasi. Gagasan dan masukan akan membantu membesarkan prodi dan fakultas.

"Oleh karena itu, mari kita bersatu padu membesarkan fakultas. Saya harapkan peran alumni berkontribusi untuk memberikan sumbangsihnya pikiran, gagasan demi kemajuan fakultas," kata Prof Syafrinaldi dihadapan yudisium.

Rektor juga merasa bangga dengan prestasi akademik UIR. Dimana tahun 2017 lalu, UIR berada di urutan 467 universitas yang ada di Indonesia. Namun, tahun 2018, rangking UIR naik menjadi 123 universitas terbaik se Indoensia yang dikeluarkan oleh Kemenristek Dikti.

"Semuanya ini berkat kerja keras kita bersama, tahun 2019 kita naikan lagi menjadi dua digit. Sekarang masih tiga digit," kata Rektor dengan bangganya.

Sementara Dekan Fakuktas Teknik Ir Abdul Kudus Zaini MT, MS, TR, mengatakan bahwa kegiatan yudisium ini rutin dilakukan sebelum wisuda sarjana universitas. Yudisium ini bagian dari proses wisuda yang dilaksanakan ditingkat fakuktas.

Rincian dari 191 Mahasiswa yang di yudisium kali inu terdiri dari teknik sipil sebanyak 30 orang, teknik perminyakan ada 60 orang, teknik mesin 10 orang, teknik perencanaan wilayah kota sebanyak 18 orang, teknik informatika 67 orang dan teknik geologi sebanyak 6 orang.

Jumlah lulusan teknik naik jika dibandingkan dengan lulusan periode sebelumnya."Untuk periode ini teknik informatika paling banyak meluluskan sarjananya," kata Kudus.

Menurut Kudus, alumni yang dihasil oleh fakultas teknik selain mempunyai kecerdasan dan keahalian, alumni teknik juga harus mempunyai karakter kepribadian yang baik, ikhlas, selalu bersyukur, bertanggung jawab, rela berkorban, kejujuran dan pantang menyerah. Sebab, dalam menjalani kehidupan ini tidak hanya kecerdasan saja yang harus dimiliki, tapi juga punya kepribadian yang baik. Ini akan bermanfaat ketika alumni masuk kedunia kerja.

"Tantangan dihadapi para alumni kedepanya sangat berat. Alumni harus bisa bersaing dengan alumni lainya.Oleh karena itu terus tingkatkan kompetensi baik kompetensi keahlian, dan komptensi lainnya," kata Kudus. **(rls)