• General Manager PT PLN (Persero) Unit Pelaksana Proek Jaringan (UPPJ) Sumbagteng, Henvry Setijabudimeresmikan Kantor Baru PT PLN (Persero) Unit Pelaksana Proyek Jaringan (UPPJ) Riau dan Kepri

PEKANBARU--Gaungriau.com--General Manager PT PLN (Persero) Unit Pelaksana Proek Jaringan (UPPJ) Sumbagteng, Henvry Setijabudi meresmikan Kantor Baru PT PLN (Persero) Unit Pelaksana Proyek Jaringan (UPPJ) Riau dan Kepri di Jalan Soekarno Hatta, Rabu 26 September 2018.

Peresmian Kantor PT PLN (Persero) UPPJ Riau dan Kepri ditandai dengan pemotongan pita dan pemotongan tumpeng oleh General Manager PT PLN (Persero) UPPJ Sumbagteng Henvry Setijabudi. Kemudian, potongan tumpeng diberikan kepada Manager PT PLN (Persero) Sunandar Usman.


Al hasil, dengan kantor baru PT PLN (Persero) UPPJ Riau dan Kepri berharap dapat mengaliri listrik kepada seluruh daerah provinsi Riau dan Kepulauan Riau (Kepri). Apalagi, ketersediaan listrik yang cukup memajukan daerah dan meningkatkan perekonomian masyarakat. Tak tanggung-tanggung, PLN Riau dan Kepri menargetkan wilayah Provinsi Riau dan Kepri sudah 100 persen dialiri listrik pada tahun 2020 mendatang.


"Harapan kami dengan kantor baru ini kami lebih semangat lagi untuk menuntaskan tugas-tugas untuk melistriki Riau dan Kepulauan Riau (Kepri). Karena, bagaimanapun listrik untuk kesejahteraan rakyat banyak dan perekonomian tumbuh dengan cukupnya ketersediaan listrik," terang Manager PT PLN (Persero) Sunandar Usman kepada wartawan usai peresmian Kantor Baru PT PLN (Persero) UPPJ Riau dan Kepri.


Sunandar menjelaskan UPPJ Riau dan KeprI dari PT PLN Persero unit pelaksana proyek jaringan Riau dan Kepri membawahi dua provinsi Riau dan Kepri dalam hal membangun infrastruktur ketenagalistrikan terutama transmisi tower 150 KV tegangan tinggi dan 275 KV serta 500 KV tegangan ekstra tinggi termasuk Sutet yang melayani kedua provinsi tersebut.

Saat ini PT PLN (Persero) UPPJ Riau dan Kepri sedang melaksanakan sekitar 23 paket kontrak proyek dan ada lima proyek yang tahun ini COD (Comercial Operating Date). Kemudian, untuk sumber listrik dari pembangkit sudah tersedia diantaranya dari PLTU Tenayan dan Koto Panjang yakni transmisi Bangkinang Pasir Pangaraian.


"Jadi ini akan dioperasikan untuk dikomersilkan. Insya Allâh listrik kelima proyek tersebut bisa dinikmati masyarakat, pertama di lokasi Dumai KID (Kawasan industri Dumai). Proyek kedua yakni dari Taluk Kuantan ke Rengat. Ketiga, proyek di Jalan Garuda Sakti. Keempat proyek di Rumbai, gardu induk ektra tinggi Perawang. Kelima, transmisi , Bangkinang Pasir Pangaraian. Saat ini sedang berjalan endingnya. Mudah-mudahan akhir tahun ini sudah bisa berjalan," papar Sunandar.


Senada disampaikan General Manager PT PLN (Persero) UPPJ Sumbagteng Henvry Setijabudi berharap dengan adanya kantor baru dapat proyek semakin banyak terselesaikan.


"Karena, proyek untuk mengadakan ketersediaan listrik ini untuk kepentingan masyarakat banyak merupakan tugas mulia dan sangat membantu memajukan perekonomian masyarakat. Diharapkan nantinya segera kebutuhan listrik Riau dan Kepri termasuk Sumbagteng seluruhnya sudah dialiri listrik," jelas Henvry.


Sementara itu, Humas PT PLN (Persero) UPPJ Riau dan Kepri Delfis Bustami menjelaskan, tugas dan kewenangan tanggung UPPJ Riau Kepri adalah dalam membangun transmisi dan gardu induk listrik. Sementara, saat ini pembangkit sudah ada dibangun diantaranya PLTU Tenayan Raya yang sudah selesai. Pihaknya menargetkan pada tahun 2020 wilayah Riau dan Kepri sudah dialiri listrik 100 persen.


"Kita (PT PLN Persero) menargetkan 75 tahun Indonesia Merdeka yaitu tahun 2020 sudah 100 persen wilayah Riau dan Kepri sudah dialiri listrik," tandas Delfis.** (rud)