PEKANBARU -- gaungriau.com -- Setiap bulannya PW Muhammadiyah rutin menggelar pengajian. Pada Ahad 30 September 2018malam kegiatan dalam rangka meningkatkan iman dan taqwa serta sebagai ukhuwah antar kader Muhammadiyah itu dilaksanakan di Aula Kampus 1 Universitas Muhammadiyah Riau, Jl. KH. Ahmad Dahlan No. 88 Pekanbaru.

Pada pengajian malam itu, sekitar 300 orang dari unsur Pimpinan Wilayah Muhammadiyah serta Ortom dan Amal Usaha tingkat wilayah hadir, mereka antusias mendengarkan tausiah dalam wirid kali ini disampaikan langsung oleh Ketua PW Muhammadiyah Riau Dr Saidul Amin MA.

Saidul mengatakan, bahwa Islam pada zaman sekarang tidak lagi dipahami dengan cara tekstual, melainkan kontekstual. Tantangan Muhammadiyah pada hari ini tidak sama dengan tantangan di awal Muhammadiyah berdiri. "Tantangan Muhammadiyah hari ini adalah sekulerisme, pluralisme dan liberalisme" ujar Saidul dalam tausiahnya.

Karena itulah, kata Saidul, Muhammadiyah harus mampu bersaing ditengah perkembangan zaman saat ini, apabila Muhammadiyah tidak mampu bersaing, maka yang ada Muhammadiyah akan dinjak-injak oleh perkembangan zaman itu sendiri.

Organisasi Muhammadiyah sendiri menurutnya mempunyai tiga pilar penting yaitu, dakwah, pendidikan dan ekonomi. “Sesuai dengan keputusan Muktamar di Makassar beberapa waktu lalu, bahwa hari ini Muhammadiyah sudah selesai dengan masalah dakwah dan pendidikan, namun belum selesai pada pilar ekonomi,"jelasnya.

Sekarang warga Muhammadiyah harus berpikir secara holistik agar perekonomian saling terjalin antar sesama warga Muhammadiyah, dan nantinya zakat yang dikeluarkan para pelaku wirausaha Muhammadiyah bisa kembali kepada LazisMu.

"Sehingga tidak ada satu sen pun uang orang Muhammadiyah yang keluar terkecuali kedalam kantong orang Muhammdiyah itu sendiri," tegasnya.

Sebelum acara berakhir, PWM Riau memberikan ucapan selamat serta memberikan penghargaan kepada enam orang kader yang telah menyelesaikan program Doktoral diantaranya Dr Baidarus MAg, Dr Elviandri SHI MHum, Dr Rasyad Zein MM, Dr Harmaini MPSi, Dr Wirdati Irma dan Dr Syahrul Umar.

Terkait instruksi PP Muhammadiyah tentang bencana di Palu dan Donggala, panitia mengedarkan bakul untuk membantu para korban bencana itu. Selanjutnya bantuan ini akan di salurkan melalui LazisMu.**(rls)