YOGYAKARTA -- gaungriau.com -- Sebagai bagian dari upaya untuk terus meningkatkan perannya dalam mencapai visi UIR 2020, Lembaga Dakwah Islam Kampus Universitas Islam Riau (LDIK UIR) mempelajari tata kelola Direktorat Pendidikan dan Pembinaan Agama Islam Unuversitas Islam Indonesia (DPPAI UII) Yogyakarta.

Sekretaris LDIK UIR Anton Afrizal Chandra, SAg, MSi menyebut, pemilihan DPPAI UII sebagai tempat belajar, selain tata kelolanya yang sudah cukup bagus juga terdapat kesamaan antara LDIK UIR dengan UII. ''Asumsi kami ternyata benar. Setelah kami berkunjung dan bertemu pengelolanya Faturrahman, Lc, kami mendapati sesuatu yang bermanfaat untuk LDIK UIR,'' kata Anton diamini Ketua LDIK UIR Dr. Zulhelmy.

Anton menjelaskan, Kinerja DPPAI mencakup dua aspek. Yakni internal dan eksternal. Di kedua aspek itu DPPAI berhasil menjadi lembaga yang berperan penting melakukan pembinaan terhadap masyarakat kampus baik dosen, karyawan, mahasiswa maupun warga di sekitarnya. Sementara LDIK baru berkegiatan di kampus saja.

"Utamanya kepada mahasiswa melalui program Bimbangan Baca Al-Qur'an yang diikuti Sertifikasi Baca Al-Qur'an, dan pembinaan pendalaman pemahaman keislaman bagi dosen-dosen muda di UIR," ujar Dia.

DPPAI UII, lanjutnya, tidak hanya melaksanakan pembinaan secara internal tapi juga eksternal. Umpamanya terhadap pemilik-pemilik kos-kosan di sekitar kampus melalui kegiatan pengajian dan pendalaman pengetahuan keislaman. Mereka melakukannya secara rutin dan intensif.

Di luar itu mereka rutin mengirim mahasiswa da'i/da'iyah ke masyarakat dalam rangka mengajar baca qur'an melalui metode praktis cepat membaca qur'an. ''Alhamdulillah kita memperoleh banyak pelajaran untuk diterapkan di UIR,'' tambahnya.

Dalam kunjunganganya ke DPPAI UII, Jumat siang 19 Oktober 2018 itu, Anton bersama Ketua LDIK Zulhelmy mengaku termotivasi untuk meningkatkan kinerja LDIK. ''Insya Allah kita akan meningkatkan kinerja LDIK ke depannya,'' ucapnya.**(rls)