• Rektor Syafrinaldi saat wawancara dengan owak media

PEKANBARU -- gaungriau.com -- Setelah melalui proses penilaian dari dewan juri, terpilih 20 finalis/peserta final Entrepreneuship Award (EA) II tahun 2018 Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI), selanjutnya mereka akan mengikuti tahap presentasi pada Kamis 25 Oktober 2018 dan puncak anugerah EA pada Jumat 26 Oktober 2018 di Pusat Kegiatan Mahasiswa (PKM) Universitas Islam Riau Jalan Kaharuddin Nasution Pekanbaru.

Direktur Jenderal Kelembagaan Iptek dan Dikti Dr Ir Patdono Suwignjo M Eng Scdan Kepala LLDIKTI Wilayah X Prof. Dr. Herri, SE, MBA, direncanakan akan memberi anugerah kepada pemenang.

Tiga aspek akan menjadi penilaian final yakni nilai bisnis/usaha, nilai presentasi dan nilai dokumentasi/bahan bisnis/usaha. Dewan juri akan melakukan penilaian dalam dua sesi. Masing-masing sesi presentasi dimana setiap peserta diberikan waktu selama enam menit mempresentasikan usaha dan atau rencana bisnisnya. Dilanjutkan sesi tanya jawan oleh dari juri selama 10 menit.

Pada tahap presentasi, finalis diminta menyiapkan presentasi dalam bentuk power point terhadap usaha/bisnis yang mereka siapkan. Juga menyiapkan peralatan yang diperlukan seperti laptop. Peserta juga diminta membawa hardcopy atas proposal bisnis plain/usaha berjalan, hardcopy kuesioner serta bahan pendukung lainnya.

Rektor UIR Prof Dr Syafrinaldi menyebutkan, ke-20 finalis merupakan hasil seleksi 217 peserta yang mendaftarkan proposal bisnisnya ke panitia. Semua proposal baik terhadap usaha yang sedang berjalan maupun bisnis plan telah dilakukan penilaian oleh dewan juri.

''20 peserta ini yang berhak maju ke tahap presentasi untuk mempresentasikan proposal usahanya. Dewan juri akan menetapkan pemenang dan berhak mendapatkan hadiah yang telah disiapkan panitia," ungkapnya di Pekanbaru, Selasa 23 Oktober 2018malam.

Rektor menambahkan, anugerah EA akan didahului dengan kuliah umum tentang kewirausahaan oleh Jafri Van Novis di PKM pada pagi pukul 09.00 wib. Jefri adalah pendiri salah satu travel yang sukses. "Dihadapan 1.500 mahasiswa, panitia telah memintanya bercerita pengalaman praktis bagaimana mengelola bisnis,'' pungkasnya.

Ke-20 finalis tersebut yang sukses meriah tiket ke tahap presentasi, untuk kategori usaha berjalan, adalah Friedrick Yehezkie (STTI Padang, Depot Air Minum Eki Water), Ajat Kurnia (STIE Jambi, Kursus Kampung Inggris Jambi), Yudha Aidil Alifa (UNILAK, Berkah Bersama Snack), Hengky Pratama Nasution (UPI YPTK Padang, Hot Pangsit Nyonyor), Gusfriadi (UIR, Jasa Pembuatan Peta), Anggia Silfia (Universitas International Batam, Makata Sunakku), Risman Hasibuan (Universitas Batanghari Jambi, Kalanagan/Membelok), Steven Arden (Universitas International Batam, PT. Citra Mulia Dinamika), Ali Yusra (UNILAK, Karanggo) dan Rahmat Zanova/Lumina (STKIP PGRI Sumbar, Photography dan Cinematography).

Kategori bisnis plan, terdiri dari Tengku Said Muhamad Farid (UIR, Budidaya Cacing Sutra Menggunakan Wadah Bertingkat dengan Sistem SCRS), Rozy Seprinalfi (Universitas Dharma Andalas, Produk Kerajinan Bernilai Seni dan Teknologi Berbasis Cnc Mini Rauter), Haikal Malik Pranasta (Universitas Dharma Andalas, Produk-produk Kreatif 3 Dimensi Berbahan Plastik Menggunakan Teknologi Mini 3d Printing), Devi Alviani (STIE Indragiri Rengat, Pasta Gigi Z.O Dyne).

Septina Robi (STTI Padang, Mining Engineering Accessories), Ma'ruf (STTI Padang, Tandu Pintar), Rizka Harumanti (UNILAK, Budidaya Manggot Bsf sebagai Alternatif Pakan Ternak, Chandra Saputra (Universitas Baiturrahmah (Aplikasi Santun Studio), Gebi Arika Putra (STKIP PGRI Sumbar, Kamboja Store), Azlina Putri Laia (Universitas Universal, Hydro Love Life).**(rls)