PEKANBARU -- gaungriau.com -- Musim penghujan bukan saja berimbas pada banjir tetapi penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) juga ikut meningkat naik dari minggu ke minggu.

Menanggapi hal tersebut, Sekretaris Dinas Kesehatan Kota Pekanbaru, Zaini Rizaldi, Senin 29 Oktober 2018 mengatakan bahwa setiap minggunya memang terjadi penambahan kasus DBD. Hal ini disebabkan prilaku masyarakat dinilai masih minim menjaga kebersihan lingkungan. Disamping itu, faktor cuaca juga ikut mendukung perkembang biakan nyamuk aides aigepty.

"Musim pancaroba seperti ini memang identik dengan perkembangan nyamuk
aides aigepty. Untuk itu, kita berharap agar masyarakat mampu menjaga kebersihan lingkungan dan rumahnya," ujarnya, ketika ditemui, di gedung DPRD Kota Pekanbaru.

Zaini juga menambahkan, jika pihaknya beberapa waktu yang lalu sudah melalukan sosialisasi kepada masyarakat baik itu di puskesmas maupun diposyandu serta pembentukan kader-kader jumantik.

"Disamping sosialisasi, kita juga memberikan pelatihan pembuatan perangkap nyamuk kepada masyarakat. Hal ini dilakukan agar masyarakat terhindar dari penyakit DBD, "ungkapnya.

Menurut Zaini, hingga pekan ke-41 jumlah penderita demam berdarah dengue (DBD) di Kota Pekanbaru mencapai 277 kasus. Angka ini mengalami penambahan sebanyak lima kasus bila dibandingkan dengan pekan sebelumnya yakni mencapai 272 kasus.

"Memang setiap minggu ada peningkatan. Namun peningkatan yang terjadi masih terbilang rendah jika dibanding tahun lalu pada pekan yang sama,"tutupnya.**(saf)