PEKANBARU -- gaungriau.com -- Riau Literacy Community (RLC), Selasa 30 Oktober 2018 menggelar kegiatan Focuss Group Discussion (FGD) dengan melibatkan sejumlah unsur seperti dari kalangan akademisi beberapa universitas di Riau, dari Komisi Informasi Publik (KIP) dan dari Komisi Penyiaran Daerah (KPID) Riau.

Kegiatan yang mengambil tema Tantangan dan Peluang di Era Industri 4.0 ini bertujuan menguatkan literasi ditengah masyarakat informasi saat ini.

Ketua RLC Riau, Dr. Fatmawati, M.Si dalam sambutannya mengatakan FGD Tantangan dan Peluang di Era Industri 4.0 merupakan langkah awal dari program kerja RLC dalam menguatkan literasi ditengah-tangah masyarakat. Tujuan adalah keinginan untuk menciptkan masyarakat cerdas dan kritis serta selektif dalam mengosumsi media.

Menurutnya perkembangan teknologi komunikasi dan informasi saat ini adalah sebuah keniscayaan yang tidak terhindarkan. Perkembangan Teknologi komunikasi dan informasi tersebut telah membawa pengaruh positif yang sangat besar dalam kehidupan masyarakat namun juga diberengi dengan pengaruh negatif, seperti benyak nya masyarakat yang terberdaya dengan informasi Hoak.

“RLC ini berdiri sebagai bentuk keperhatikan dan kepedulian kami yang ingin menguatkan literasi masyarakat. Kami ingin mengajak masyarakat cerdas dan bijak dalam memilih informasi. Baik informasi yang tersebar di media sosial maupun di media massa,”kata dosen Fakultas Ilmu komunikasi Universitas Islam Riau (UIR) ini.

Kegiatan FGD yang ditaja oleh RLC ini mendapat sambutan dan apresiasi dari Dekan Fakultas Ilmu Komunikasi dan Dakwah UIN Suka Riau, Dr. Nurdin Abd. Halim, MA. Mantan ketua Asosiasi Perguruan Tinggi Ilmu Komunikasi (ASPIKOM) Riau ini mengatakan, RLC telah memulai gerakan literasi dalam mencerdaskan masyarakat khususnya di Provinsi Riau. Dia mendukung kegiatan RLC dikarenakan masyarakat perlu disadarkan sehingga menjadi masyarakat melek media dan melek teknologi.

“Saya sangat mengharapkan kiprah komunitas ini (RLC) bisa diwujudkan dengan bekerjasama dengan unsur-unsur kemasyarakatan lainnya. Saya juga sangat mengapresiasikan bahwa komunitas ini menjadi wadah berhimpunnya kalangan akademisi dari berbagai universitas dan perguruan tinggi,” kata Dr. Nurdin Abd. Halim.

Sementara, Wakil Ketua Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Hisam Setiawan, dalam FGD tersebut mengatakan KPID siap bekerjasama dengan RLC dalam mewujudkan masyarakat yang cerdas. Menurutnya di KPID Riau sendiri memiliki program-program yang sama tujuan nya sama dengan RLC, yaitu bagaimana terwujudkan program siaran yang mendidik dan mencerdaskan masyarakat. Dan bagaimana mewujudkan masyarakat yang kritis terhadap program siaran.

“Banyak program yang saya rasa bisa kita kerjakan bersama sama nantinya dengan RLC. Keberadaan RLC ini memang sangat perlukan karena komunitas ini bisa ikut membantu kami dalam mewujudkan program-program Komisi Penyiaran Indonesia,” kata Hisam Setiawan, ketia mejadi narasumber dalam kegiatan FGD tersebut.**(rls)