• Ilustrasi Imunisasi

PEKANBARU -- gaungriau.com -- H-2 berakhir program imunisasi vaksin Measless Rubella (MR) di Kota Pekanbaru masih terbilang rendah dari target yang sudah ditetapkan.

Sekretaris Dinas Kesehatan (Diskes) Kota Pekanbaru, Zaini Rizaldy Saragih, mengatakan saat ini pencapaian imunisasi Measles Rubella (MR) di Pekanbaru masih rendah, hal ini juga hampir terjadi di setiap daerah lain yang masih jauh dari target.

"Kita menargetkan pemberikan vaksin Measless Rubella (MR) di Pekanbaru sebesar 281. 211 jiwa atau 95 persen. Namun, hingga kini yang tercapai baru sekitar 25 persen saja. Rendahnya pencapaian MR ini tidak hanya terjadi di Pekanbaru. Tapi daerah lain juga," ujarnya.

Ketika ditanya apakah akan ada perpanjangan waktu untuk program imunisasi MR ini? Zaini menyebutkan jika isunya memang ada kabar imunasi MR ini akan di perpanjang kembali.

"Isu-isunya memang ada kabar akan diperpanjang. Namun, sampai hari ini kami belum ada terima surat dari Kementerian Kesehatan RI terkait perpanjangan imunisasi MR tersebut. Jadi kita tunggulah dulu surat resminya," jelasnya.

Zaini juga menambahkan, jika ketersediaan vaksin MR ini masih mencukupi untuk di Kota Pekanbaru.
Hal ini disebabkan masih banyak yang anak-anak yang belum divaksin.

"Persediaan logistik vaksin MR masih cukup. Hal ini disebabkan karena masih banyak vaksin anak-anak yang belum diimunisasi," imbuhnya.

Zaini menyebut, untuk mencapai target di Pekanbaru ini memang sangat sulit tercapai. Apalagi masih banyak sekolah-sekolah yang belum memperoleh imunisasi MR.

"Seperti halnya SMP di Pekanbaru, dari 800 siswa hanya sekitar 200 siswa yang bersedia diimunisasi. Penyebabnya, karena masih adanya penolakan dari orang tua untuk memberikan imunisasi kepada anaknya disebabkan tidak adanya lebel halal," tutupnya.**(saf)