BENGKALIS -- gaungriau.com -- Tiga pilar ini sebagai ujung tombak di masyarakat, untuk itu kepada pihak yang bersentuhan langsung dengan masyarakat harus menyatu dengan masyarakat, sehingga informasi sekecil apapun bisa diketahui. Jika informasi cepat diketahui, terutama yang mengangggu dengan kamtibmas (keamanan, ketertiban masyarakat), dapat segera ditangani.

Demikian diungkapkan Kapolres Bengkalis, AKBP Yusuf Rahmanto pada Apel Tiga Pilar di halaman Kantor Bupati Bengkalis, Senin 5 November 2018.

Dikatakan Kapolres, selain sebagai ujung tombak, tiga pilar sebagai garda terdepan dalam menjaga persatuan dan kesatuan bangsa. Untuk dalam menjaga NKRI. Siapkan anda sebagai garda terdepan dalam menjaga NKRI.

Kedepan tantangan kedepan sangat berat, mulai dari terorisme dan radikalisme. Untuk mengantisipasi hal tersebut, elemen tiga pilar diminta untuk menjaga dan selalu waspada.

Tiga pilar dituntut untuk mempersiapkan diri untuk menghadapi agenda daerah maupun nasional, seperti pelaksanaan pesta demokrasi pemilihan legislatif (Pileg) dan pemilihan presiden (Pilpres). Untuk agenda daerah, baru saja dilaksanakan pemilihan kepala desa (Pilkades) serentak.

Terkait dengan Pilkades ini, Kapolres menekan agar seluruh elemen tiga memonitor akses-akses dari Pilkades, karena masih ada desa yang melakukan sanggahan dan komplain.

Menurut Yusuf, sangahan dalam alam demokrasi suatu yang wajar, asal disampaikan sesuai prosedur. “Jangan sampai komplain, menimbulkan anarkis, itu yang tidak benar,” ungkap Kapolres.

Dalam menghadapi agenda nasional, yakni Pileg dan Pilpres 2019, saat ini tengah memasuki tahapan kampanye, sehingga dinamika di masyarakat semakin meningkat. Untuk itu elemen tiga pilar agar terus memonitor setiap perkembangan di lapangan, laporkan secara berjenjang kepada pimpinan.

Selain itu juga, kata Kapolres harus memantau setiap perkembangan di media sosial yang sudah ramai, mulai dari berita hoax, provokasi, ujaran kebencian. Untuk itu tiga pilar harus berperan aktif untuk berpatroli ciber. Jika ada hal-hal negatif, elemen tiga pilar harus bisa menetralisir dan laporkan.

“Kita harus antisipasi, jangan sampai berita hoax dan provokasi itu dianggap benar, sehingga bisa mengganggu kamtibmas. Itu tantangan kita kedepan,” ujar Kapolres.

Diungkapkan Yusuf, kunci untuk menghadapi tantangan tersebut, adalah sinergitas, seperti kekompakan, kebersamaan, empati, simpati, peduli dan bahu membahu.

Hadir pada Apel tiga Pilar tersebut, Sekda Bengkalis, H Bustami HY, Waka Polres Bengkalis, Kompol Ade Zamrah, Kepala Lapas Bengkalis, Maizar, Ketua KPU Bengkalis, Defitri Akbar, Ketua Bawaslu Bengkalis, Mukhlasin, Ketua MKA LAMR Bengkalis, H Zainuddin Yusuf, dan sejumlah tamu undangan lainnya.**(rls/put)