DUMAI -- gaungriau.com -- Kerusakan bibir jalan akibat pemasangan pipa gas negara , Ahad 18 November 2018 di wilayah Rukun Tetangga (RT10) Bukit Nenas sudah terlihat mulai di kerjakan.

Warga setempat ucapkan terimakasih, atas tanggapan keluhan warga kepada PT Pertamina Gas (Pertagas) dan PT Perusahaan Gas Negara (PGN) yang tangap akan keluhan warga pada set negara tersebut, ujar Anuar kepada Rakyat Riau disela sela peninjauan lokasi perbaikan.

Menurut Anuar perbaikan badan Jalan ini hendaknya menjadi contoh bagi perusahaan semi plat merah terhadap lingkungan,terutama pada warga setempat. " Kita tidak menginginkan perestiwa di LBCV gate 3 KSO di lingkungan RT 09 Bukit Nenas yang dua kali mengalami eksiden hingga merobohkan bangunan LBCV gate 3 itu sendiri terjadi di wilayah lain, maka dengan di tangapi keluhan warga ini, kami menilai KSO peduli," jelasnya.

Di Samping itu pihak KSO PT Pertamina Gas (Pertagas) dan PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk beserta rekanan tidak akan membiarkan ambles dan kerusakan di jalan Soekarno Hatta, Kecamatan Bukit Kapur, Kota Dumai, terutama pada box culvert di wilayah Kelurahan Bukit Nenas. Perusahaan semi plat merah ini telah menunaikan janjinya.

Begitu kodisinya diketahui dan dilakukan koordinasi dengan semua pihak. Dan segera diperbaiki. Kemudian jalan segera ditimbun setelah betul-betul padat langsung dilakukan perbaikan seperti semula.

Hatim menegaskan, KSO bakal bertangungjawab penuh terhadap kerusakan yang di keluhkan warga tersebut.

"Perbaikan dan pengaspalan itu tanggung jawab kami, jika sumbernya memang dari pekerjaan pengalian pemasangan pipa gas," tuturnya.

Di waktu yang sama pelaksana jalan Nasional Balai Besar Dua Medan melalui pelaksana jalan Nasional Wilayah 1 Provinsi Riau, Abdul Umar saat di komfirmasi xnewss.com melalui telpon seluler menanggapi positif keluhan warga dan bakal segera melakukan koordinasi dengan pihak Komsorsium Pertagas dan PGN beserta rekanannya.

"Terimakasih telah menyampaikan kondisi badan jalan Nasional, terutama di box culvert Bukit Nenas tersebut. Hal itu bakal segera kami koordinasikan dengan pihak yang bersangkutan," jelasnya singkat.**(sar)