• Syafrida Ali

PEKANBARU -- gaungriau.com -- Peringatan Hari Ulang Tahun Persatuan Guru Republik Indonesia dan Hari Guru Nasional (HGN) setiap tahunnya menjadi ajang intropeksi dan evaluasi bagi tenaga pendidik. Sebagai guru yang mempunyai tugas utama mendidik, mengajar dan membimbing diharapkan bisa mendidik siswa dengan tulus sabar dan penuh keikhlasan

Hal itu pula yang dilakukan Kepala SMPN 12 Pekanbaru Syafrida Ali, Dia punya harapan di HUT PGRI dan HGN tahun ini agar para guru bisa mendidik siswa dengan sabar dan penuh keikhlasan dalam menjalankan tugasnya sebagai guru. Dirinya yang sudah puluhan tahun menjadi guru, bahwa mendidik lebih sulit jika dibanding dengan mengajar walaupun dua tugas ini tidak bisa dipisahnya satu sama lain.

Menurtunya, mendidik siswa bisa mengubah karakter anak menjadi lebih baik mulai dari sikap, moral dan perkataan.Sedangkan mengajar bagaimana seorang guru secara maksimal mentransfer ilmunya kepada siswa."Oleh karena itu, HUT PGRI dan HGN ini mari kita sebagai guru bisa mendidik siswa dengan sabar dan ikhlas dalam mencerdaskan anak bangsa." kata Syafrida Ali, kemarin di Pekanbaru.

Ketika ditanya mengenai masalah kesejahteran guru saat ini, mantan kepala SMPN 29 ini mengaku kesejahteraan guru ini sifatnya relatif tergantung dari kebutuhan guru itu sendiri. Namun secara pribadi kesejahteraan guru PNS sudah lebih dari cukup. Tinggal bagaimana cara mengatur kebutuhan pengeluaran.

Hanya saja disampaing kesejahteraan guru, saat ini diperlukan bagaimana guru bisa menambah kompetensi mengingat perkembangan ilmu setiap waktu selalu berubah. Pelatihan, diklat masih diperlukan guru dalam menambah kompetensinya." Pelatihan yang berkesinambungan dan merata sangat didambakan guru dalam meningkatkan kompetensinya," kata Syafrida.

Sementara, Waka Kesiswaan Gusneli SPd mengatakan pada HGN kali ini, SMPN 12 Pekanbaru melaksanakan berbagai kegiatan yang diikuti oleh guru, tata usaha bahkan kepala sekolah turun langsung ikut lomba. Perlombaan yang dilaksanakan, Sabtu 24 November 2018 diantaranya joget balon estafet air, tangkap baluik dan permainan lainnya. Panitia dari lomba ini diserahkan kepada Osis.

"Upacara bendera HGN kita lalukan, Senin 26 November 2018. Bertepatan hari guru, maka pelaksana upacara bendera sepenuhnya diserahkan ke guru,"ungkapnya.**(zal)