• Direktur Politeknik Bengkalis Muhamad Milchan dan Razali didampingi Sofyan anggota DPRD Bengkalis bersama staf ahli pemerintahan hukum dan politik Hahalongan saat menghadiri wisuda Polbeng

BENGKALIS -- gaungriau.com -- Pada awal tahun 2000, Pemerintah Kabupaten Bengkalis, melalui Yayasan Gema Bahari mendirikan Perguruan Tinggi dengan nama Politeknik Perkapalan Bengkalis, yang mempunyai 3 (tiga) program studi, yaitu Teknik Listrik Kapal, Teknik Bangunan Kapal, dan Teknik Permesinan Kapal.

Dalam perjalanannya, Politeknik Perkapalan Bengkalis berubah nama menjadi Politeknik Bengkalis dan berada di bawah Yayasan Bangun Insani (YBI) Bengkalis, dengan 5 (lima) program studi yaitu, Teknik Perkapalan,Teknik Mesin, Teknik Elektro, Teknik Sipil, danAdministrasi Bisnis.

Pada bulan Juli 2001, Politeknik Bengkalis menerima mahasiswa baru angkatan pertama. Tahun 2006, Politeknik Bengkalis menambah 2 (dua) program studi baru, yaitu Bahasa Inggris Bisnis dan Teknik Informatika.

Pada awal 2008 Politeknik Bengkalis meminta dukungan kepada YBI Bengkalis, Pemerintah Kabupaten Bengkalis dan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Bengkalis untuk mengusulkan peningkatan status dari Perguruan Tinggi Swasta (PTS) menjadi Perguruan TinggiNegeri (PTN).

http://gaungriau.com/gambar/foto/7395296255.jpgAnggota Komisi IV DPRD Bengkalis menghadiri wisuda Polbeng

Tahun 2009, Politeknik Bengkalis bersama YBI Bengkalis dan Pemerintah Kabupaten Bengkalis mengusulkan peningkatan status dari PTS menjadi PTN kepada Kementerian PendidikanNasional melalui Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi pada tanggal 9 Februari 2011Politeknik Bengkalis bersama YBI Bengkalis dan Pemerintah Kabupaten Bengkalis presentasi ke Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi guna melengkapi kelayakan penegerian Politeknik Bengkalis.

Pada tanggal 29 Juli 2011, Politeknik Bengkalis resmi menjadi PTN dengan nama Politeknik Negeri Bengkalis melalui Peraturan Menteri Pendidikan Nasional (Permendiknas) No. 28 tahun 2011 tentang Pendirian, Organisasi dan Tata Kerja Politeknik Negeri Bengkalis. Pada tanggal 26 Desember 2011, Politeknik Negeri Bengkalis diresmikan oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia.

Pada tahun 2013 Politeknik Negeri Bengkalis menambah 2 prodi baru yaitu D4 (Teknik Mesin produksi dan Perawatan dan Teknik listrik) dan 3 prodi D2 (Teknik Pengelasan, Teknik Sistem Pembangkit Tenaga Listrik dan Komputer Akutansi) yang merupakan Program Studi Diluar Domisili (PDD).

Pada tahun 2014 dan 2015, Politeknik Negeri Bengkalis menambah 2 prodi baru yaitu D4 (Teknik Perancangan Jalan & Jembatan) dan D3 (Nautika, Teknika & Ketatalaksanaan dan Pelabuhan Niaga). Pada tahun 2016 Politeknik Negeri Bengkalis menambah beberapa prodi
yaitu D4 ( rekayasa Perangkat Lunak, Administrasi Bisnis Internasional dan Akuntansi Keuangan Public).

Untuk sekian kalinya Universitas Politeknik Negeri Bengkalis melaksanakan sidang Senat Terbuka Politeknik Negeri Bengkalis Wisuda Ahli Madya XV dan Sarjana Terapan IITahun Akademik 2018/2019 di Halaman Gedung Jurusan Teknik Elektro.

Sebanyak 447 mahasiswa yang memperoleh gelar D-III dan D-IV,Sabtu 27 Oktober 2018 kemarin. Dalam pelaksanaan sidang senat terbuka ini diketuai oleh Razali dan Direktur Politeknik Negeri Bengkalis Muhamad Milchan. Dalam acara ini turut hadir Bupati Bengkalis yang diwakili Staf Ahli Pemerintahan
Hukum dan Politik , Haholongan, Ketua Komisi IV DPRD Sofyan, Anggota DPRD Provinsi Riau Abdul Vattaah, Forkopimda Bengkalis, Civitas Akademika Politeknik Negeri Bengkalis, Pimpinan BRI Kantor Cabang Bengkalis, Boedhi Winaryo, serta Orang tua Wisudawan/Wisudawati, dan
tamu undangan.

Sebanyak 447 mahasiswa yang diwisuda itu terdiri dari 10
program studi yaitu 34 Mahasiswa Program Studi (Prodi) D-IV Teknik Mesin Produksi dan Perawatan, 45 Mahasiswa Prodi D-IV Teknik Listrik, 31 Mahasiswa Prodi D-IV Teknik Perancangan Jalan dan Jembatan,18 Mahasiswa Prodi D-III Teknik Perkapalan,13 Mahasiswa Prodi D-III Teknik Mesin,46 Mahasiswa Prodi D-III Teknik Elektro,55 Mahasiswa Prodi D-III Teknik Sipil, 99 Mahasiswa Prodi D-III Administrasi Bisnis,50 Mahasiswa Prodi D-III Bahasa Inggris,56 Mahasiswa Prodi D-III Teknik Informatika.

Selanjutnya, dari 447 mahasiswa 10 mendapatkan predikat yang terbaik diantaranya Radha Afrilla Wanadri, mahasiswiJurusan D-III Administrasi Bisnis mendapatkan IPK tertinggi 3,93 dengan predikat cumlaude, Ratna Wandari, Jurusan D-III Teknik Informatikadengan IPK 3,85, Sikon Nuratika,Jurusan D-III Bahasa Inggris dengan IPK 3,83,Maisyaroh Siregar, Jurusan D-III Teknik Sipil dengan IPK 3,78, Rokhman,Jurusan D-III Teknik Perkapalan dengan IPK 3,75, Suharyadi, Jurusan D-IV Teknik Mesin Produksi dengan IPK 3,68.

Tri Dewantoro, Jurusan D-III Teknik Elektro dengan IPK 3,63, Dhanureska,Jurusan D-III Teknik Mesin dengan IPK 3,59, Nur Aspaliza, Jurusan D-IV Teknik Perancangan Jalan dan Jembatan dengan IPK 3,56, serta Predikat Sangat Memuaskan atas nama Dolly Handarly D-IV Teknik Listrik dengan IPK 3,47.

Politeknik Negeri Bengkalis kembali dapat mempersembahkan lulusan terbaiknya, lulusan yang berkualitas dan siap berkarya di masyarakat. Sebanyak 447 orang berhasil lulus berasal dari 3 program studi Sarjana Terapan (D-IV) berjumlah 110 lulusan (25%) dan 7 program studi D-III berjumlah 307 orang (75%). Pimpinan dan seluruh anggota DPRD Kabupaten Bengkalis juga mengucapkan tahniah kepada para lulusan dari Politeknik Negeri Bengkalis Tahun 2018.

Turut hadir pada acara tersebut, Staf Ahli Pemerintahan Hukum dan Politik Haholongan, Anggota DPRD Provinsi Riau Abdul Vattah, Forkopimda Muhammad Milchan, Civitas Akademika Politeknik Negeri Bengkalis, Pimpinan BRI kantor cabang Bengkalis Boedhi Winaryo, serta orang tua Wisudawan/Wisudawati, dan tamu undangan lainnya.

http://gaungriau.com/gambar/foto/1833817941.jpg

Amggota Komisi IV DPRD Bengkalis Sofyan terlihat berdiri saat acara dimulai

Anggota Komisi IV DPRD Bengkalis Sofyan mengatakan semoga ilmu yang didapat nantinya dapat berguna bagi nusa, bangsa dan agama. Atas pencapaian tersebut mengucapkan Tahniah.

“Atas nama pribadi dan DPRD Bengkaliskami mengucapkan selamat dan tahniah kepada mahasiswa dan mahasiswi yang telah berhasil mendapatkan cumlaude,”ucapnya.

Sofyan juga mengatakan kepada Wisudawan dan Wisudawati Politeknik Negeri Bengkalis. Beliau juga mengapresiasi jalannya acara tersebut yang berlangsung dengan hikmad, baik dan lancar.

“Diharapkan kepada Wisudawan dan Wisudawati untuk terus termotivasi dalam menerapkan ilmu yang didapat secara langsung, baik di kehidupan bermasyarakat maupun ketika bekerja nanti, dan juga bisa berkiprah langsung dalam membangun Negeri Bengkalis ini. Terus Semangat dalam mengembangkan kreasi dan inovasi untuk masa depan yang lebih baik,” Ucap Sofyan.

Sementara, Staf Ahli Pemerintahan Hukum dan Politik , Haholongan saat ditemui juga mengapresiasi kepada wisudawan dan wisudawatiyang dilaksanakan belum lama ini. Ia juga berpesan agar setelah wisuda hendaknya bersama sama membantu dan mendukung program pemerintah daerah Bengkalis. Menurutnya Polbeng diketahui memiliki dosen yang bertalenta dan profesional dalam memberikan ilmu pengetahuan.

“Saya atas nama pemerintah daerah Bengkalis mengucapkan Taniah kepada wisudawan dan wisudawati. Semoga ilmu yang selama ini didapat selama ini dapat memberikan dampak energi positif terutama bagi yang telah melaksanakan wisuda,”ungkap Haholongan.

Direktur Politeknik Negeri Bengkalis Muhamad Milchanmenyampaikan rasa bangga berada di tengah-tengah wisudawan dan wisudawati ke 4 tahun 2018.

http://gaungriau.com/gambar/foto/8588568447.jpg447 Mahasiswa mahasiswi terlihat hadir dalam senat terbuka

“Tahniah kami ucapkan kepada wisudawan wisudawati, keberhasilan saat ini adalah hasil dari proses akademik yang cukup panjang dan penuh pengorbanan hingga selesai, kami mendoakan kepada wisudawan dan wisudawati, semoga menjadi orang berhasil dan menjadi generasi emas bagi daerah ini,” harap Muhamad Milchan.

Setelah menyelesaikan lulusan Ahli Madya ini, papar orang nomor satu ini Polteknik Negeri Bengkalis ini tentunya ada yang terjun ke dunia pekerjaan. Namun kami berharap, wisudawan dan wisudawati bisa terus melanjutkan pendidikan untuk menjadi lebih baik lagi.

“Sebab di masa yang akan datang tantangan pastinya semakin sangat berat, untuk itu kita dituntut untuk lebih terampil dengan prestasi-prestasi yang lebih baik lagi,” ulas Muhamad Milchan.** (Adv/suherman)