PEKANBARU -- gaungriau.com --Kepala Bagian Administrasi Kewilayahan Setda Rohul, Muhammad Fransnovandi S.STP berharap pihaknya Universitas Islam Riau (UIR) segera memiliki alat kegiatan penarikan dan penegasan batas desa dan penentuan titik Ground Control Point (GCP). Karena selama ini kegiatan penarikan titik GCP itu bekerjasama dengan Universitas Gajah Mada.

"Untuk kegiatan penarikan titik GCP kami menyerahkan ke pihak UGM, karena keterbatasan alat dari pihak UIR. Kedepannya diharapkan jika adanya alat yang memadai dari pihak UIR, kita harapkan semua paket kegiatan dilaksanakan oleh pihak universitas lokal yang ada di Riau dalam hal ini UIR," katanya pada ekspose tapal batas desa-desa di Kecamatan Rambah, Rokan Hulu (Rohul), Jumat 30 November2018.

Dia menjelaskan, kegiatan penetapan dan penegasan batas ini terdiri dari dua kegiatan, yakni kegiatan penarikan dan penegasan batas desa dan penentuan titik Ground Control Point (GCP).

Untuk kegiatan penetapan dan penegasan batas dilaksanakan oleh Fakultas Teknik Universitas Islam Riau. Sementara untuk penentuan titik GCP dilaksanakan oleh UGM.

"UIR sudah bagus dan mereka puas. Maka kedepannya akan dikerjasamakan lagi dengan UIR. Kalau ada universitas lokal, kenapa harus keluar nantinya," tegas Fransnovandiyang akrab dipanggil Ovan.

Lebih lanjut dia mengatakan, bahwa kerjasama dengan pihak UGM dilakukan dikarenakan pihak UIR belum memiliki peralatan yang lengkap untuk buat peta dasar. "Kalau UIR sudah lengkap, kan kita tak perlu dari dengan pihak lain," imbuhnya.

Untuk diketahui, tapal batas desa di Kecamatan Rambah, Kabupaten Rokan Hulu diserahterimakan usai ekspose final yang berlangsung di aula Kantor Bupati Rokan Hulu (Rohul), Jumat 30 November 2018.

Pada acara ekspose tersebut, dihadiri Kepala Bagian Administrasi Kewilayahan Setda Rohul, Muhammad Fransnovandi S.STP dan Kasubbag Pengelolaan Batas Bagian Administrasi Kewilayahan, Arie Apriadi SPi.

Kemudian, dari pihak Kecamatan Rambah dihadiri Camat Kecamatan Rambah ayang diwakili oleh Sudirman, sebagai Kasi Tata Pemerintahan, Kecamatan Rambah.

Sementara dari UIR dihadiri langsung Koordinator Tim Ahli UIR, Ir Mardianto Manan, MT, dan Idham Nugraha, S.Si, M.Si, ahli pemwtaan dari Prodi Teknik Planologi Fakultas Teknik UIR. Beserta 6 orang tenaga surveyor dari PWK UIR.

Sebelumnya sudah dibuat Memorandum of Understanding (MoU) antara Rektor UIR dan Bupati Rokan Hulu.

Di mana, kegiatan ini untuk penyelesaian tapal batas antar desa-desa yang ada di Kecamatan Rambah, yang dilaksanakan oleh UIR selaku pihak ketiga yang diketuai oleh Ir. Mardianto Manan, MT.

Dengan selesainya tapal batas tersebut, pihak Kecamatan Rambah menyambut dengan baik. Apalagi, Pemkab Rohul melalui Bidang Adminitrasi Wilayah Pemkab Rohul telah menganggarkannya untuk penetapan tapal batas desa di Kecamatan Rambah tersebut.

"Alhamdulillah sudah diteken berita acara serahterima pekerjaan sesuai amanah Permendagri 45 Tahun 2016 tentang Pemetaan Tapal Batas Desa di Indonesia," kata Mardianto usai acara.**(rls)