• Rilis BPS Provinsi Riau

PEKANBARU-gaungriau. com--Sepanjang November 2018, Provinsi Riau mengalami inflasi sebesar 0,49 persen.

Berdasarkan informasi Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Riau, inflasi di Riau terjadi disebabkan adanya kenaikan harga bahan makanan, seperti bawang merah dan beras harganya selalu fluktuatif serta mahalnya harga tiket pesawat terbang. Bahkan, BPS mencatat tingkat inflasi di Provinsi Riau ini lebih tinggi dibandingkan tingkat inflasi nasional sebesar 0,27 persen. Tingginya nilai inflasi di Riau yang mencapai angka 0,49 persen disebabkan oleh sejumlah sektor, seperti harga bahan makanan serta harga jasa transportasi dan komunikasi yang kenaikannya cukup signifikan.

"Inflasi di Riau disebabkan adanya kenaikan harga beras dan bawang merah serta harga tiket pesawat dan jasa komunikasi yang melonjak. Sepanjang bulan November lalu, harga tiket pesawat terbang cukup mahal," ungkap Kepala Badan Pusat Statistik Riau, Aden Gultom kepada sejumlah wartawan, Senin 3 Desember 2018 di Kantor BPS Provinsi Riau Jalan Pattimura.

Mahalnya harga tiket pesawat terbang ini terjadi karena dipicu adanya sejumlah iven nasional dan internasional salah satunya adalah Asian Para Games. Selain itu, mahalnya harga tiket pesawat sering diborong oleh para tim sukses capres dan cawapres peserta Pilpres 2019.

"Karena, mereka sudah mulai turun ke daerah melakukan kampanye," terang Aden.

Sementara itu, tingkat inflasi di Riau jika dibandingkan dengan inflasi tahun sebelumnya pada periode yang sama. Maka, nilai inflasi Riau untuk November 2018 (0,48 persen) mengalami kenaikan sebesar 0,11 persen. Dimana, angka inflasi Riau pada bulan November 2017 lalu hanya berjumlah sebesar 0,38 persen.** (rud)