• Joko Widodo

PEKANBARU -- gaungriau.com -- Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo (Jokowi) sempat bercerita tentang komitmen dan janjinya kepada Panglima TNI dan Kapolri untuk serius mengatasi kabut asap yang sudah melanda Riau bertahun-tahun.

Jokowi mengatakan, bahwa permasalahan kebakaran hutan dan kabut asap yang sudah mengakar selama 17 tahun ini awalnya memang sangat sulit diatasi. Mengingat, permasalahan ini kompleks dengan berbagai kepentingan orang-orang tidak bertanggungjawab yang saling terhubung di dalamnya.

"Masalah asap ini kurang lebih 17 tahun. Sulit, karena bermacam-macam kepentingan, tapi berkat kerja sama aparat pemerintah, masyarakat dan LAMR, ini bisa diatasi," kata Jokowi usai menjalani prosesi penabalan gelar adat Datuk Seri Setia Amanah Negara di LAMR, Sabtu 15 Desember 2018.

Ia juga kembali mengingatkan, bahwa janjinya untuk mencopot pejabat yang tidak bisa mengatasi asap masih berlaku.

"Saya sudah janji dengan Panglima TNI, Kapolri, Pangdam, Kapolda hingga Kapolres dan pejabat di daerah. Janjinya super singkat, kalau masih ada asap di Riau, sudah jelas siapa yang mau saya copot dan ganti," ujarnya.

Sepeti diketahui, Presiden Jokowi, hari ini, menerima gelar adat dari LAMR sebagai bentuk ucapan terima kasih masyarakat Melayu Riau kepada Jokowi karena dianggap telah berhasil mengatasi jerebu yang selama ini menghantui Riau. Di mana, Riau bebas asap tiga tahun belakangan ini.**(mcr)