• Pelatih Arsenal Unai Emery meminta maaf setelah menendang botol ke arah suporter Brighton (Foto: Reuters)

LONDON -- Ulah pelatih Arsenal, Unai Emery yang menendang botol minum dipinggira lapangan saat bertandang ke markas Brighton & Hove Albion, 26 Desember 2018 lalu, Federasi Sepakbola Inggris (FA) resmi menjatuhkan denda uang senilai 8.000 poundsterling (setara Rp146 juta).

Emery mengakui perbuatannya tersebut salah di mata hukum. Apalagi, botol yang ditendangnya mengenai seorang suporter Brighton di tribun Stadion Amex. Karena itu, FA lantas menjatuhkan hukuman yang sesuai ketentuan.

“Menjathui denda sebesar 8.000 poundsterling kepada Manajer Arsenal Unai Emery, ini setelah dia mengakui perbuatannya kepada FA dan menerima hukuman sesuai ketentuan yang berlaku,” cuit akun Twitter juru bicara FA @FASpokesperson, Selasa 1 Januari 2019.

Meski Pria berusia 47 tahun itu sempat meminta maaf atas aksinya tersebut usai pertandingan, namun FA tetap memberi hukuman. Emery mengaku dihinggapi rasa frustrasi karena timnya ditahan imbang tuan rumah di laga tersebut. Ia juga mengatakan tidak bermaksud menendang botol tersebut ke arah suporter.

“Saya minta maaf. Tendangan meski tidak cukup keras tetapi mengenai seorang suporter. Saya menendang botol karena frustrasi, bukan sengaja mengarahkannya kepada penonton,” ujar Unai Emery, seperti mengutip okezone.***