Gaungriau.com (PEKANBARU) -- Drs . H. Alfedri, MSi telah resmi menjabat sebagai Bupati Siakdefenitifsetelahdilantik oleh Gubernur Drs .H .Syamsuar ,M.Si .

Pengambilan Sumpah dan Pelantikan Bupati Siak sisa masa jabatan 2016-2021 dilaksanakan oleh Gubernur Riau Drs H Syamsuar MSi di Gedung Daerah Jalan Diponegoro, Pekanbaru, Senin 18 Maret 2019.

Ratusan undangan dari Forkopimda Riau dan Kabupaten Siak terlihat hadir dalam acara sakral ini. Sebelum pengambilan sumpah dan pelantikan ada prosesi kirab dari alumni IPDN.

Sebelumnya Alfedri sebagai Wakil Bupati Siak telah melaksanakan tugasnya sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Siak, dimana Syamsuar telah mengundurkan diri sebagai Bupati Siak, setelah maju mengikuti Pilkada Serentak dalam Pilgubri tahun 2018 lalu.

Prosedur pelaksanaan Pelantikan Bupati Siak ini telah melalui proses persetujuan dari Menteri Dalam Negeri dengan Surat Keputusan (SK) Nomor: 131.14-396, tanggal 11 Maret 2019 tentang Pengangkatan Bupati dan Pemberhentian Wakil Bupati Siak Provinsi Riau.

Gubernur Riau Drs H Syamsuar ,M.si usai melantikak mengatakan bahwa pelantikan Bupati Siak saat ini, memiliki arti dan makna yang sangat luas dan strategis, dimana perpindahan tongkat estafet kepemimpinan ini sebagai sebuah proses kelanjutan pembangunan di Kabupaten Siak.

Hal ini harus menjadi tanggungjawab Bupati Siak sebagai penyelenggara pemerintahan di daerah untuk lancarnya proses pelayanan bagi masyarakat.
Kepercayaan dan tanggungjawab yang berat ini tentunya membutuhkan dukungan dan kepercayaan dari seluruh unsur masyarakat Siak.

"Peran dan dukungan segenap jajaran pemerintahan dan segenap lapisan masyarakat merupakan hal yang penting, agar tujuan pembangunan yang telah kita rencanakan dapat tercapai," kata mantan Bupati Siak dua periode ini.

Dengan memperhatikan tugas, fungsi serta kewajiban Bupati Siak yang begitu berat, Gubernur Riau menyampaikan beberapa hal dan hendaknya menjadi perhatian Alfedri, diantaranya, pertama, menjaga dan menjalankan amanah ini dengan sebaik-baiknya .
Disamping ituhendaknya senantiasa mengakomodir segenap aspirasi masyarakat, yang kemudian diimplementasikan dalam bentuk kebijakan melalui program pembangunan, sesuai kedudukan, tugas pokok dan fungsi, serta wewenang yang telah diatur dalam peraturan perundangan yang berlaku.

Menciptakan suasana kondusif menjelang Pemilihan Umum (Pemilu) tahun 2019 melalui proses mekanisme politik dan demokrasi yang sehat. Ketiga, dalam menjalankan tugas pokok dan fungsi serta wewenang sebagai Bupati Siak.

"Haruslah senantiasa bekerjasama dan berkoordinasi dengan Pemerintah Provinsi Riau dalam setiap merumuskan kebijakan yang menyangkut harkat martabat hidup masyarakat Siak," ungkap Syamsuar.

Gubri juga menyebutkan membangun kehidupan demokrasi dan politik secara sehat, serta memperhatikan aspirasi masyarakat. Kemudian mengimplementasikan dalam program kegiatan pembangunan dan menciptakan keadilan dalam pembangunan dengan menghilangkan ego geografis, etnis, suku dan agama.

Dalam rangka terwujudnya Good Governance, sebagaimana banyak pihak mengharapkan, kiranya hal ini dapat menjadi prioritas dalam menjalankan roda birokrasi pemerintahan di Kabupaten Siak.
Upayakan semuanya itu dapat berjalan optimal melalui kinerja aparatur yang semakin baik, profesional, transparan dan terbebas dari praktek-praktek KKN seta titip tugas yang ditinggalkannya kepada Alfedri untuk dilanjutkan.

Diharapkan Syamsuar, apabila semua ini dapat diwujudkan, niscaya semua agenda yang menjadi prioritas pembangunan dan tuntutan masyarakat akan dapat terlaksana dengan baik dan sukses, sebagaimana yang kita harapkan.**(Jas)