Gaungriau.com (JAKARTA) -- Anggota Komisi V DPR Frkasi Partai Amanat Nasional (PAN) Intan Fitriana Fauzi menegaskan pihaknya akan teus mengawal RUU Sumber Daya Air (SDA). Langkah pengawalan tersebut sebagai bukti keberpihakan wakil rakyat kepada rakyatnya atas RUU yang digodok sejak bulan Juli 2018 tersebut.

“Panja akan mengawal RUU SDA ini untuk keberpihakan kepada rakyat. Dengan semangat itu, kami berharap RUU ini bisa diselesaikan awal 2019. Sejak Juli 2018, digodok DPR di tahap redaksional,“ kata Intan dalam Forum Legislasi bertema 'RUU SDA, Pro-Rakyat atau Pro-Bisnis?' di Komplek Parlemen Senayan, Jakarta

Menurut Intan, bicara RUU SDA harus mengacu kepada Pasal 33 UUD NRI 1945 yang mengamanatkan bahwa bumi, air dan kekayaan alam yang terkandung di dalamnya harus dikuasai negara dan dimanfaatkan sebesar-besarnya untuk kepentingan rakyat .

“Harus dipisahkan antara kepemilikan SDA dan pengelolaan air itu sendiri. Apa itu breakdown-nya, nanti kita coba elaborasi seperti kekayaan alam di Indonesia lainnya seperti batu bara dan energi lainnya,“kata Intan seraya menyebut pengelolaan SDA, semangatnya harus dikuasai negara.

“Kalau dibuat keberadaan BUMD dan BUMN harus berkordinasi dengan pemerintah. Sekarang kita harus mengarah kerja samanya itu dengan BUMN atau BUMD, “ ujar legislator Senayan dapil Jabar VI tersebut.**(bbg)