• Anggota DPR Marwan Dasopang

Gaungriau.com (JAKARTA) -- Anggota DPR Marwan Dasopang meyakini RUU Pesantren dan Pendidikan Keagamaan bakal rampung periode DPR masa 2014-2019. Sebab hasil pertemuan pemerintah dengan Komisi VIII DPR, pemerintah berjanji akan menghapus kata "Pendidikan Keagamaan" dalam RUU Pesantren dan Pendidikan Keagaman tersebut.

"Namun penghapusan dua kata tersebut belum resmi. Karena judul RUU tersebut (RUU Pesantren dan Pendidikan Keagamaan) berasal dari inisiatif Fraksi PKB dan Fraksi PPP, Sehingga pembahasan penghapusan judul menunggu pembahasan kembali antara DPR dengan pemerintah, " dalam Dialektika Demokrasi bertema "RUU Pesantren Rampung Dua Bulan" di Komplek Parlemen Senayan, Jakarta, Selasa 26 Maret 2019.

Marwan menambahkan, masalanya, apakah setelah Pemilu akan mempu diselesaikan pembahasan penghapusan dua kata dalam judul RUU tersebut sekaligus mengesahkannya dalam periode DPR sekarang ini. " Saya optimistis, karena anggota Komisi VIII DPR telah bertekad akan menyelesaikan RUU tersebut dalam periode ini. Apalagi kalau RUU itu hanya RUUU Peantren saja, " ujar politisi dari Fraksi PKB tersebut.

Hal senada dikatakan Mantan Humas Persekutuan Gereja Indonesia (PGI) Jerry Sumampouw. Menurutnya reaksi awal PGI juga keberatan dengan judul RUU tersebut karena menyangkut pengaturan pendidikan keagamaan. Dalam agama Kristen, ada sekolah Minggu/katekisasi (masa sebelum seorang umat Kristiani menerima baptisan)

"Tidak seperti pendidikan di pesantren yang ada guru dan kurikulumnya. Sekolah Minggu merupakan pendidikan keagamaan yang merupakan salah satu prasyaratan untuk menikah, " katanya.**(bbg)