Gaungriau.com (TANDUN) -- Hasil produksi sawit Tandan Buah Segar (TBS) dan getah karet Kebun PTPN V Tamora terus menunjukkan kenaikan, bahkan melebihi Rencana Kerja Anggaran Pembiayaan (RKAP) yang telah ditentukan.

Hal itu diungkapkan Manager Kebun Tamora, M Rafandi saat berbincang di ruang karjanya Jumat 5 April 2019.

Dijelaskannya, luas area kebun sawit yang ia kelola 2124,07 Hektar, meliputi 3 Afdeling. Pada Bulan Maret 2019 ini hasil produksinya naik diatas RKAP hingga mencapai 37 persen.

Sedangkan luasan area Kebun karet 1223,6 Hektar, terdiri 2 Afdeling. Pada bulan Maret 2019 hasil Produksinya juga cukup mantap, yakni naik diatas RKAP hingga 14,21 persen.

Berbagai cara dilakukannya untuk menaikkan produksi kebun Tamora, mulai dari pembentukan tim kerja yang solit, pemeliharaan perawatan kebun sesui SOP, pemupukan pembuatan pasar pikul, serta aksi pencegahan dari maling ninja dengan melakukan patroli rutin oleh sekuriti ditritorial kebun, ucap Fandi.

"Dengan memanfaatkan segala potensi yang ada, kerja tim solit, maka kita optimis produksi kebun Tamora ini terus meningkat lagi", ujar Fandi.

M Rafandi, sosok pimpinan yang penuh tanggungjawab. Guna menunjang produksi dikebun yang ia pimpin ini, Fandi tak bosan monitoring secara rutin meninjau blok pasar pikul yang ada di wilayah kerjanya.

Selain itu Fandi juga terus memberikan arahan bimbingan nasihat terhadap karyawan agar tetap bekerja secara ikhlas dan profesional.**(lim)