• Wagubri Edi Natar Nasution menyampaikan sambutan sekaligus membuka acara

Gaungriau.com (PEKANBARU) -- Sehebat apapun seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) dalam bidang keilmuan, tidak akan berarti tanpa dibarengi dengan akhlak mulia.

Hal itu disampaikan Wakil Gubernur Riau Edi Natar Nasution saat membuka Pelatihan Dasar (Latsar) Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) golongan II dan III angkatan I tahun 2019 dilingkungan Pemerintah Provinsi Riau.

"Itu dapat dibuktikan dengan banyaknya ASN dan atau pejabat negara yang tersangkut persoalan Korupsi Kolusi dan Nepotisme (KKN) di negeri ini, salah satunya adalah dikarenakan kurangnya iman dan ketaqwaan kepada Allah Swt," tegas Edi Natar, Kamis 11 April 2019 di aula Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Provinsi Riau.

Edi juga mengingatkan kepada CPNS yang nantinya diangkat menjadi PNS untuk bisa bersyukur, karena begitu banyak orang yang menginginkan menjadi PNS, namun belum tercapai.

Karena itu Edi meminta agar CPNS yang mengikuti kegiatan ini agar dapat mengikutinya dengan sungguh-sungguh dan aktiflah untuk mengajukan pertanyaan-pertanyaan dalam pelatihan.

"Agar nantinya tidak ada lagi ganjalan ketika nantinya menjalankan tugaa sebagai ASN. Dan yang paling penting, bekerjalah dengan mengedepankan keimanan dan ketaqwaan kepada Allah Swt," tegasnya.

Sementara Plt kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Provinsi Riau Joni Irwan menjelaskan bahwa kegiatan ini diikuti 101 CPNS dari 336 CPNS yang lulus pada seleksi tahun 2018 lalu.

"Selama 51 hari, mereka akan diberi pelatihan terkait berdisiplin, agar mereia berdedikasi, mempunyai karakter, dan yang tak kalah pentingnya adalah meningkatkan ketaqwaan mereka kepada Allah Swt," pungkasnya.**(mad)