Gaungriau.com (PEKANBARU) -- Untuk membangun tata kelola keuangan yang transparansi dan dana yang digunakan bisa dipertanggungjawabkan. Kepala sekolah dan bendahara Sekolah dibawah Yayasan Lembaga Pendidikan Islam (YLPI) Riau mengikuti Workshop Standar Keuangan.

Workshop yang dilaksanakan di aula kantor YLPI Riau, Kamis 9 Mei 2019 tersebut dibuka oleh Ketua Umum YLPI Riau, Dr Nurman MSi.

"Setiap dana yang dikeluarkan oleh sekolah harus bisa dipertanggungjawabkan. Mengingat, dana sekolah yang berasal dari masyakarat sudah seharusnya dipertanggung jawabkan untuk apa apa saja pengeluarannya," tegas Nurman, dalam sambutannya saat membuka acara.

Nurman menyebut, membangun transparansi keuangan bagi sekolah dibawah YLPI masih perlu diperdalam lagi, walaupun selama ini, pengelolaan dana sekolah sudah baik, namun alangkah baiknya dana yang dikeluarkan lebih transparan dan dipertanggung jawabkan.

Transparansi pengelolaan keuangan ini menurut Nurmab sangat diperlukan agar seluruh dana yang dikeluarkan bisa diakses oleh siapapun mulai dari pendapatan serta pengunaan anggaran tersebut. Selain membangun transparansi, workshop ini mampu membuatkan sistem lebih cepat, tepat dan mudah sehingga pendapatan dan pengeluaran dana bisa dikelola lebih baik.

"Hasil dari workshop ini hendak bisa disosialisasikan. Sistem yang kita bangun ini manfaatnya bisa dirasakan oleh sekolah," harap Nurman.

Sementara, ketua panitia Dwi Artati, SPd mengatakan, peserta workshop ini berasal dari kepala sekolah dan bendahara mulai MDTA, TK, SD, SMP, MTS dan SMA di bawah naungan YLPI Riau. Kegiatan yang berlangsung selama tiga hari ini menghadirkan nara sumber dari dosen ekonomi UIR dan Dinas Pendidikan.

"Kami dari yayasan berharap pengelolaan keuangan sekolah kita ini sudah punya standirisasi,"pubgkasnya.**(rls)