• Wakil Walikota Pekanbaru, Ayat Cahyadi

Gaungriau.com (PEKANBARU) -- Seharusnya bulan yang penuh berkah ini diisi dengan hal-hal positif karena ada ganjaran pahala yang menanti. Namun, hal tersebut justru tidak demikian yang dilakukan muda-mudi. Pasalnya beberapa hari yang lalu sudah terjadi aksi tawuran tepatnya diJalan Soekarno-Hatta. Ironisnya aksi ini menelan satu korban remaja meninggal dunia.

Menanggapi hal tersebut, Wakil Wali Kota Pekanbaru, Ayat Cahyadi mengaku sangat kecewa dan terkejut dengan aksi tawuran yang terjadi pada Rabu 8 Mei 2019, di Kota Pekanbaru. Dimana sejatinya Pekanbaru merupakan kota budaya melayu yang kental akan nilai keislamannya.

"Jujur saya terkejut dan prihatin ketika mengetahui berita tawuran remaja kemarin. Apalagi ada remaja yang meninggal dalam tawuran tersebut," ujarnya, ketika ditemui akhir pekan kemarin.

Ayat juga sangat menyayangkan aksi tawuran tersebut. Apalagi terjadi pada Bulan Ramadhan. Seharusnya, bulan yang penuh rahmat ini dimanfaatkan untuk berbuat kebaikan dan hal-hal positif. Untuk itu, dirinya menghimbau para orang tua agar mengawasi anak-anaknya.

"Saya berpesan kepada orang tua agar lebih mengawasi anak-anaknya. Kontrol dari orang tua dan meluarga ini sangat dibutuhkan dalam mencegah terjadinya tawuran antar remaja disaat menjelang dan sesudah sahur, " ungkapnya.

Ayat menegaskan bahwa kejadian tawuran ini jangan sampai terulang kembali. Untuk itu, dirinya meminta Badan Kesbangpol Pekanbaru, Dinas Pendidikan Kota Pekanbaru dan Satpol PP Pekanbaru bisa berkordinasi dengan kepolisian. Kordinasi ini dalam upaya mencegah tawuran serupa terjadi lagi.

"Kita minta aparat dan SKPD terkait untuk melakukan koordinasi dan patroli pada saat dini hari maupun sesudah sahur selama bulan suci ramadan,"tutupnya.**(saf)