Gaungriau.com (SIAK) -- Bobroknya kinerja BPJS tidak hanya terhadap pengelolaan keuangan saja. Tapi, untuk urusan mendaftar sebagai peserta BPJS pun urusannya meyulitkan masyarakat.

Selama ini, masyarakat kalau mau mendaftar sebagai anggota BPJS Kesehatan cukup dengan membawa foto copy KK, foto copy KTP, dan disertakan dengan materai 6000. Tapi sekarang, bagi masyarakat yang mau mendaftar sebagai peserta harus melengkapi sejumlah persyaratan yang ditetapkan BPJS. Diantaranya foto copy KTP, foto copy KK, foto copy buku bank, dan selembar materai 6000.

Syarat harus punya buku bank ini yang memberatkan masyarakat. Padahal selama ini jika si pasien menunggak bayar, resiko yang akan dihadapi adalah tidak akan ditangani oleh rumah sakit.

Kekecewaan itu disampaikan Naisah, warga Kecamatan Dayun saat dijumpai ketika hendak mendaftar di kantor BPJS Kesehatan yang terletak di jalan Raja Kecik Kota Siak.

"Disatu sisi pemerintah menyuruh kita masuk sebagai peserta BPJS Kesehatan. Kalau layanannya semacam ini, jelas kami kecewa. Memang kalau dibandingkan sebelum pemberlakuan program BPJS ini, masyarakat sangat terbantu ketika hendak berobat," Harap Naisah.

Sementara itu, berdasarkan informasi yang diperoleh media ini dari petugas yang ada di kantor cabang BPJS Kabupaten Siak, mereka hanya menjalankan tugas, semua sudah diarahkan oleh atasan.**(jas)