Gaungriau.com(SIAK) -- Untukkelancaran terhadap pelaksanan Pemilukada serentak September 2020, Pemerintah Kabupaten Siak akan mengucurkan anggaran Rp. 26 Miliar untuk Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD), dan Rp. 108 Miliar untuk Badan Pengawasa Pemilu (Bawaslu).

Untuk memperlancar proses pencairan dana tersebut, dilakukan penandatangan perjanjian hibah Daerah (NPHD) antara pemerintah Kabupaten Siak dengan KPUD Siak dan Bawaslu tentang anggaran untukpelaksanaan Pilkada serentak, Selasa 1 Oktober 2019.

"Ya, kita telah mengangarkan anggaran untuk KPU dan Bawaslu sebagai penyelenggara dan pengawas Pemilu 2020. Dan hari ini kita melakukan penandatangan NPHD dengan dua insitusi tersebut," kata Bupati Siak Drs H Alfedri MSi, Selasa 1 Oktober 2019, usai melakukan penandatangan NPHD di pelatar lantai dua kantor Bupati Siak.

Alfedri menjelaskan bahwa besaran anggaran yang diberikan disesuaikan dengan kebutuhan di dua instansi, " yakni untuk KPU Rp .26,5 Milyar, sedangkan untuk Bawaslu kita berikan anggaran sebesar 10, 8 Milyar,"kata Bupati.

Ketua KPU Siak Ahmad Rizal ,SH kepada media ini usai melakukan penandatanganan menyebutkanbahwa terhadap kesepakatan terakit Dana untuk KPUini dilakukan bertujuansupaya penggunaan anggaran yang diberikan tidak salah jalan atau harus disesuaikan dengan petunjuk yang berlaku.

Sementara Ketua Bawaslu Siak Ahmadroyanimenjelaskan, semula pihaknya mengajukan anggaran sebesar Rp.16 Milyar, "tapi setelah setelah dilakukan verifikasi, oleh pemerintah Daerah turun menjadi 10,8 Milyar," pungkasnya.**(jas)