Gaungriau.com (DUMAI) -- Maraknya permainan Judi Janis jackpot ikan-ikan di wilayah kecamatan Bukit Kapur membuat resah semua kalangan,bukan hanya kalangan RT atau LPMK termasuk juga tokoh masyrakat, pemuda dan tokoh agama.

Sebagai mana yang di ungkapkan oleh Syafrizal Latif salah seorang tokoh masyrakat saat Di jumpai awak media ini pada Jumat 4 Oktober 2019, seusai mengikuti rapat penyakit masyarakat di aula kecamatan , menurutnya perjudian yang berkedok jackpot ikan ini benar-benar merusak masa depan anak bangsa Dan juga merusak perekonomian masyarakat.

"Saya berharap pihak berwajib segera tindak tegas semua Janis perjudian yang ada di kecamatan Bukit Kapur bail itu yang berbentuk ding dong, jackpot tembak ikan-ikanatau Janis Judi yang lainnya,"kata Syafrizal.

Tempat perjudian seperti ini Selain tidak miliki izin operasi juga melanggar undang undang pidana, jadi tidak perlu di kasi hati,Dan dampak nya juga Sangat negatif.

"Dari itu saya Minta kepada pihak yang berwenang segera tindak tegas perjudian Janis ding dong atau jackpot tembak ikan-ikan sebelum masyrakat yang menutup secara paksa," tegasnya lagi.

Bahasa Syafrizal di perkuat oleh khairudin salah seorang tokoh masyarakat kelurahan Bagan besar, menurutnya pemerintah bersama-sama aparat penegak hukum segera tutup arena perjudian ini.

"Saya berharap pihak pemerintah segera tutup arena perjudian apapun itu jenisnya,karna dengan adanya perjudian di wilayah kecamatan Bukit Kapur ini berdampak pada kantibmas di wilayah ini, lihat pada ahir-ahir ini kambali marak pencurian, selain itu tempat perjudian terindikasi sebagai tempat transaksi narkoba," pungkasnya.**(lan)