Gaungriau.com (SIAK) -- Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kabupaten Siak 2020 sudah mulai terasa aromanya saat ini, politisi, tokoh masyarakat dna lainnya telah terang-terangan menyatakan maju, baik sebagai calon Bupati maupun calon Wakil Bupati.

Bukti keseriusan mereka, para kandidat ini telah mendaftarkan atau mengambil formulir bakal calon Bupati ataupun Bakan calon wakil Bupati yang telah dibuka seleksinya oleh Partai Politik, setalah PDIP, saat ini Partai NasDem juga membuka penjaraingan bakal calon Bupati dan Bakal Calon Wakil Bupati Siak.

Salah seorang Kader Partai Gerindra Kabupaten Siak Mester H Hamzah Harahap menunjukkan keseriusannya ingin ikut bersaing di Pilkada Kabupaten Siak mendatang, tekad tersebut diawali Mester H hamzah dengan mendaftar ke Partai Nasdem yang memiliki dua kursi DPRD Siak, atau 25 persen dari ketentuan syarat untuk bisa maju di Pilkada, pada Senin 7 Oktober 2019 di sekretariat penjaringan bacalon Partai Nasdem Jl. Sulthan Syarif Kasim Siak.

Mester H Hamzah yang datang didampingi puluhan timnya tersebut, disambut langsung Ketua DPD Partai Nasdem Siak, H Muhammad Gade, Ketua Tim penjaringan Bacalon, Sudarno, dua anggota DPRD Siak dari Nasdem, Rusmin dan Sunyono dan sejumlah pengurus Nasdem Siak.

"Kita baru ini mendaftar ke Parpol yang membuka pendaftaran secara terbuka. Dan tentunya, berharap bisa diterima nantinya untuk posisi bacalon Wakil Bupati," ungkap Mester saat tiba di Kantor DPD Nasdem Siak.

Selain itu, Mester mengaku akan mendaftar pula ke Partai lainnya untuk memastikan peluangnya bisa mewujudkan tekadnya maju sebagai Balon Wakil Bupati di Pilkada Siak 2020 mendatang.

"Kalau soal pasangannya, kita juga masih melakukan komunikasi dengan kandidat lain, dan tentunya akan didasarkan pada perkembangan yang terjadi sesuai dukungan partai politik nantinya. Karena politik itu kan dinamis," lanjutnya.

Seiring tekadnya maju, Mester mengaku tidak ada alasan lain yang mendorong dirinya maju, selain adanya peluang dan kesempatan dan haknya. Ia bertekad akan mewujudkan kepemimpinan daerah di Siak yang jauh lebih baik dari yang ada saat ini.

"Bukan saya menyebut bahwa kepemimpinan saat ini belum baik, karena sedianya sudah cukup baik. Tapi saya harus berani memastikan bahwa jika saya diberi amanah, akan melakukan yang lebih baik lagi," tegasnya.

Kader Gerindra yang juga Mencaleg pada Pileg 2019 lalu dan ternyata gagal masuk Parlemen itu, mengaku memiliki keberanian maju justru terpicu semangatnya belajar dari kegagagalannya di Pileg yang kontestasinya diikuti banyak kontestan. Sedangkan untuk Pilkada calonnya terbatas, dan membuka peluang besar mendapat dukungan masyarakat dari 14 kecamatan di Kabupaten Siak.

"Justru karena gagal masuk Parlemen inilah yang mendorong saya semakin bersemangat maju Pilkada ini. Kalau masuk Parlemen mungkin belum tentu," akunya saat menjawab pertanyaan Wartawan.

Terkait peluang Mester H Hamzah mendapat dukungan dari Partai Nasdem, Ketua DPD Partai Nasden Siak, Muhammad Gade menjelaskan bahwa penentuan siapa yang bakal diusung Nasdem akan didasari hasil survey yang menentukan .

"Semua kandidat yang mendaftar ke Nasdem ini, akan kita lakukan survey terlebih dahulu sebelum menetapkan. Jadi selain berkas kandidat yang masuk, hasil survey yang akan menentukan siapa yang bakal diusung," ujar Muhammad Gade didampingi Sudarno.

Ketua tim penjaringan bacalon Pilkada Partai Nasdem Siak, Sudarno menyebutkan sejauh ini sudah ada Lima Kandidat yang mendaftar ke Partai Nasdem Siak. Sebelumnya telah mendaftar, Sayyed Abu Bakar Assegaf (Kader Demokrat-Bacalon Bupati), Turyono (TNI aktif-bacalon Bupati), Letkol Inf Defi Deflijun (TNI aktif-bacalon Wabup.

"Hari ini kita menerima pendaftaran Mester H Hamzah yang kami kenal sebagai kader Partai Gerindra. Dan disusul sore harinya, Tengku Said Hamzah (Sekda Siak aktif)," ulas Sudarno.**(jas)