GAUNGRIAU.COM, PEKANBARU - Kejuaraan nasional (Kejurnas) Sepatu roda memperebutkan piala Walikota Pariaman 2019, menambah koleksi prestasi bagi klub Bina Muda Kota Pekanbaru.

Demikian dikatakan Pelatih Klub Sepatu roda Bina Muda Kota Pekanbaru, Khairul Minan, Senin (7/10/2019) bertempat lintasan sepatu roda Balitbang Provinsi Riau.

"Ini semua tidak terlepas dari niat yang tulus, dibarengi usaha dan doa kita bersama, Alhamdulillah, klub sepatu roda Bina Muda, mendapat peringkat juara umum II kategori kelas standar, pada kejurnas tersebut," ungkapnya.

Dikatakan Khairul, peringkat juara umum II kategori kelas standar dengan perolehan mendali, 4 emas, 2 perak, 1 perunggu.

Perolehan ini, merupakan yang ke-VII kalinya. Pertama kejuaraan nasional (kejurnas) piala Ibu Gubernur Sumatra Barat + piala Walikota Pariaman pada tahun 2018 lalu, dengan perolehan mendali 2 perak, 1 perunggu.

Kemudian, pada tahun yang sama, dikejuaraan Jawa Tengah (Jateng) Sepatu roda mendapatkan 1 perunggu. Selanjutnya, untuk kejuaraan piala Bupati Rokan Hilir tahun 2019, memperoleh 1 emas, 1 perak, 1 perunggu.

Melesat pada kejuaraan Sumatra Utara Indonesia Seri II Mis Open 2019, lumayan banyak dengan perolehan mendali, 5 emas, 2 perak, 1 perunggu. Sedangkan Kejuaraan Piala Bupati Bekasi tahun 2019, mendapatkan 5 emas, 2 perak, 3 perunggu.

Sedangkan pada Pekan Olahraga Kota (Porkot) yang belum lama ini digelar di Pekanbaru, memperoleh 10 emas, 5 perak, 6 perunggu.

"Untuk agenda selanjutnya, pada tanggal 22-24 November 2019 mendatang, kita akan persiapkan mengikuti kejunas piala Bupati Siak dan pada akhir bulan November 2019, juga akan mengikuti kejuaraan sepatu roda Standar Open Se-Sumatra memperebutkan piala Bupati Rokan Hulu. Jadi harapan, semoga prestasi yang sudah diraih selama ini, mudah-mudahan menjadi perhatian khusus bagi Pemerintahan kota maupun Komite Olahraga Nasional Indonesia (Koni) kota Pekanbaru," bebernya.

Ditempat yang sama, Pembina Sepatu roda Bina Muda kota Pekanbaru H Abubakar Sidik SH MHum menegaskan, persoalan prestasi ini, bukalah perkara mudah untuk diraih, kalau tidak ada dukungan dan partisipasi yang diberikan.

"Saya sebagai pembina Klub sepatu roda Bina Muda kota Pekanbaru, meminta kepada Gubernur maupun Walikota, agar dapat menganggarkan pembuatan venue lintasan sepatu roda, sebagai wujud jati diri penghargaan prestasi cabang sepatu roda itu sendiri," tegasnya.

Terkait kejurnas yang baru dilaksanakan di Pariaman Sumatera barat (Sumbar), dengan nyata terlihat, pihak pemerintahan setempat, sangat aktif perhatiannya dengan membuktikan, setiap iven apa saja, Gubernur maupun Walikota nya, selalu hadir setiap saat, guna memantau perjalanan iven tersebut.

"Bahkan, saat kejuraan kemarin, Walikota Pariaman terus hadir untuk mengalungkan mendali kepada atlet yang mendapatkan juara. Selain itu, saya juga melihat dengan sendirinya, bahkan sempat befoto bersama dengan Gubernur Jawa Tengah Ginanjar Pramono. Oleh karena itu, saya berharap, pada kejuaraan Bupati Siak maupun Rohil, Gubernur kita dapat melakukan hal yang sama," pungkasnya.(sir/rls)


Izin relis