Gaungriau.com (BABEL) -- Bupati Indragiri Hilir HM Wardan, di sela kunjungan nya dalam penghadiri PORSADIN Nasional ke IV di Bangka Belitung menyempatkan diri mampir dan melihat langsung mimbar antik buah karya dari tokoh agama Inhil Syeh Abdurrahman Sidiq.

Menurut penjelasan dari tokoh masyarakat Bangka DR Rusdi Sulaiman wakil Rektor IAIN Syekh Abdurrahman Siddiq Bangka yg juga ketua yayasan PP Al Islam Kemuja menjelaskan bahwa Mimbar ini bahan nya Asli kayu Ulin dari kalimantan selatan di bawa langsung oleh tuan Guru Syeh Abdurrahman Siddiq bin Muhmmad Afif di tempat kelahiraannya dan kampung Halaman orang tuanya sekitar tahun 1935 masih dalam masa penjajahan kolonial Belanda.

Tercatat dalam sejarah bahwa tuan Guru Tersebut atas kegigihanan mengupayakan untuk membawa mimbar ini, ia meminta izin kepada penguasa waktu itu hingga mendapat izin tertulis dari kolonial Balanda sehingga dapatlah dibawa mimbar ini dan sampai dengan selamat di pukau Bangka.

"Bagi masyarakat Bangka ketokohan dan pejuangaan tuan Guru syekh Abduurahman siddriq dalam berdakwah dan mensyiarkan Agama Islam di bangka sangat di hargai dan di hormati, nama beliaupun di Bangka Belitung sungguh sangat harum," jelas Ketua Yayasan Pondok Pesantren Al islam Kemuja.

Ia menambahkan pondok pasantren dulunya juga merupakan binanan dan besutan yang bersangkutan. Ketika masih hidup, hingga saat ini ajaran dan tulisan-tulisan dan kitab beliau masih manjadi bahan bacaan dan pelajaran seperti syair ibarat, kitab aqa'idul iman Asra risalah dan lain lain.

"Sebagai bentuk penghargaan, Pemerintan dan masyarakat Bangka Belitung mengabadikan nama beliau menjadi salah satu PT Islam yakni dengan nama IAIN syekh Abdurrahman Siddiq," katanya.

Katanya lg, tuan guru tersebut sebelum pindah ke kampung Hidayat Sapat dan wafat disana, beliau sudqh sukses berdakwah membina masyarat islam diberbagai tempat antara lain di pulau Bangka 15 tahun. Banyak kenangan dan pelajaran yg beliau tinggalkan di Bangka, oleh karena itu kami dari bangka selalu berupaya hadir ketika acara Haul syekh Abdurrahman Siddiq yg di setiap tahun di laksakan di Hidayat Sapat indragiri Hililir tersebut," ungkap ketua yayasan tersebut.

Sementara itu Bupati Inhil HM WARDAN sangat senang berkesampatan meliat langsung situs-situs sejarah penuh makna tersebut, sekaligus bersilatirrahim dengan tokoh dan ulama setempat. Banyak pelajaran dn hikmah yg dapat diambil.

"Ini dia mimbar Antik dan kharismatik bagaimana tidakmimbar ini sudah berusia lebih dari 80 Tahun yang saat ini masih tampak megah Terletak di ruang utama mesjid PP Pesantren Al Islami pangkal pinang Bangka, " ungkap Wardan.

Dalam kunjungan itu Bupati Inhil di Dampingi Kabag kesra HM Arifin, Ketua PC NU Inhil H Abd Hamid yang juga Cucu dari Almahum Syekh Abdurrahman Siddiq, ketua Baznas Inhil HM Yunus Hasby dan rombongan lainnya.**(rls)