GAUNGRIAU.COM, PEKANBARU - Mau jadi pengusaha sukses? Mulailah dari sekarang, jangan ragu dan jangan takut gagal. Sepuluh kali gagal, 11 kali bangkit. Demikian motivasi ditanamkan Kamaruzzaman, SE, MM kepada Penerima Beasiswa Cendekia Baznas Pusat dalam Kegiatan Pembinaan di Gedung Rektorat Kampus Universitas Ialam Riau Jalan Kaharuddin Nasution 113 Pekanbaru, Jum'at (1/11/2019).

Dalam kegiatan bertajuk, 'Temu Tokoh Inspiring Sukses dengan Berwirausaha', Kamaruzzaman berkisah tentang kiat-kiat sukses menjadi entrepreunership. Dikatakan, zaman sudah berubah. Teknologi canggih terus berkembang, dan mahasiswa harus memanfaatkan teknologi itu sebaik mungkin untuk tempat berwirausaha.

Banyak masyarakat menggunakan media sosial sebagai wadah dalam mengembangkan usaha, dan karya-karya yang mereka kuasai. ''Di zaman serba canggih dan maju sekarang kita harus menjadi pengusaha yang kreatif. Pandai melihat peluang dan membuat suatu produk yang dibutuhkan masyarakat,'' kata Kamaruzzaman.

Misalnya, berusaha di bidang kuliner atau boutiq. Kedua jenis usaha ini terus dibutuhkan masyarakat. Silakan para mahasiswa memakai media sosial sebagai sarana berpromosi, dan promosi tersebut tidak membutuhkan biaya. ''Anda tinggal membuat disain-disain yang kreatif tentang produk yang dipasarkan. Lalu mensharenya ke media sosial,'' ujarnys.

Ditambahkan Kamaruzzaman, akan banyak rintangan dan keraguan dalam memulai usaha. Tetapi kita tidak boleh menyerah. Entrepreuner sejati, tegasnya, adalah mereka yang gagal 10 kali dan bangkit 11 kali.

Selain memberi motivasi menjadi wirausahawan, Pembinaan Temu Tokoh Inspiring ini juga bertujuan memberi pencerahan kepada mahasiswa tentang dunia entrepreuner yang terus berkembang.

Menurut Sekretaris Lembaga Dakwah Islam Kampus Universitas Islam Riau Anton Afrizal Candra, SAg MSi yang juga Pengelola Beasiswa Cendekia Baznas, kegiatan ini sekaligus membekali mahasiswa tentang nilai-nilai keislaman yang bersumber dari kitab suci Al Qur'an.

Salah satunya surat Ar-Ra'd: 11 yang menyatakan, "Sesungguhnya Allah tidak mengubah nasib suatu kaum sebelum mereka mengubah keadaan mereka sendiri''. Acara pembinaan dibuka Wakil Rektor III UIR Ir H Rosyadi.(rls)