• Sekda Rohul Abdul Haris bersama Asisten, vicon dengan Sekda Riau terkait penyaluran bantuan untuk masyarakat

Gaungriau.com (PASIR PENGARATAN) -- Tindak lanjut pembahasan terkait bantuan Pemerintah Provinsi Riau untuk penanganan penyebaran COVID 19 baik bantuan BSP maupun PKH secara Top Up, Sekda Rohul harapkan arahan terkait penyaluran bantuan ke masyarakat.

Itu dikatakan Sekda Rohul H.Abdul Haris, saat Vidio Confrence (Vicon) dengan Sekda ProvinsinRiau Yan Prana dengan seluruh Sekda se Kavupaten/ kota di Riau, Rabu 13 Mei 2020 pagi hingga tengah hari.

Dalam Vidcon itu, Sekda Rohul H. Abdul Haris didampingi Asisten I M. Zaki, Asisten II Ir M.Ruslan, dan Kadis Sosial Sri Mulyati.

H.Abdul Haris dalam laporannya ke Sekda Prvinsi Riau mengatakan, untuk bantuan jaringan pengaman sosial dari Provinsi Riau untuk Top Up PKH terdata 738 KK sedangkan BSP terdata 6516 KK serta bantuan bagi masyarakat terdampak COVID 19 diluar data DTKS maupun Non DTKS ada 4518 KK, dan sudah dipersiapkan di Rohul untuk memenuhi sembako selama 3 bulan dari Mei sampai Juli.

"Kita berharap ke Provinsi Riau, bantuan tersebut sudah ditunggu masyarakat. Sehingga sangat diharapkan agar bisa segera dilaksanakan penyalurannya oleh Pemkab sehingga kita minta arahan sehingga bantuan bisa direalisasikan," kata Sekda Abdul Haris.

Kata Abdul Haris menambahkan, sementara bantuan melalui Dana Desa (DD) juga sudah dipersiapkan untuk Bantuan Langsung Tunai (BLT). Untuk Rohul ada 139 desa, dan sudah dilakukan perubahan APBDes oleh 53 Desa dengan jumlah keluarga yang dibantu 6634 KK," kata Sekda Abdul Haris

Sekda Rohul juga menyampaikan ke Sekda Provinsi Riau, melihat kondisi masyarakat terdampak COVID 19 khususnya di desa yang ada di Rohul saat ini masih menunggu bantuan tersebut,

"Jami sangat berharap arahan bagaimana metode kami agar pembagiannya juga bagaimana penyampaiannya ke masyarakat. Apakah Kabupaten membagi dalam bentuk sembako dan Provinsi bantuan tunai atau seperti apa sebaiknya,"

Karena saat ini seluruh masyarakat merasakan terdampak COVID 19, sedangkan kita hanya mempersiapkan bantuan terdampak sesuai data yang sudah diberikan Pemerintah Desa," ungkap Sekda lagi.

Abdul Haris juga menyampaikan ke Sekda Riau, bahwa saat ini Rohul mengalami kondisi keuangan yang sangat berat dengan adanya pengurangan transfer pemerintah pusat ke daerah sebesar Rp242 miliar.

Sehingga pada Rekopusing itu Rohul baru mencapai 23.6 persen sesuai surat keputusan bersama Mendagri dan Menkeu yang seharusnya mecapai 35 persen.

Sekda Riau Yan Prana meminta, agar hal tersebut difokuskan serta diprioritaskan terlebih dahulu, agar BHU bisa cepat berjalan. Kemudian berharap ke Pemkab Rohul segera memverifikasi PKH murni juga BSP murni termasuk Non DTKS murni, agar datanya segera ditandatangani juga diberikan ke Provinsi sehingga bisa segera direalisasikan.**(Adv/Pemkab Rokan Hulu)