Gaungriau.com (BENGKALIS) -- Sejumlah narapidana (napi) asimilasi Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Bengkalis hari ini mulai bebas menggelar bakti sosial kepada masyarakat, Jumat 22 Mei 2020 petang.

Sekitar lima orang, mereka didampingi petugas dari Lapas untuk membagi-bagikan sekitar 100 masker karya napi dan 100 paket takjil berbuka puasa di depan Lapas Jalan Pertanian Bengkalis.

"Bakti sosial warga binaan pemasyarakatan asimilasi Lapas peduli masyarakat bertujuan bahwa warga binaan asimilasi juga ikut berperanserta dalam berbagi dan membantu masyarakat seperti bagi-bagi takjil dan masker," ungkap Kalapas Kelas IIA Bengkalis, Edi Mulyono disela-sela kegiatan.

Ditegaskan Edi, bahwa dengan kegiatan tersebut juga bertujuan untuk merubah stigma masyarakat bahwa warga binaan asimilasi yang keluar dari Lapas Bengkalis tidak semuanya negatif, akan tetapi juga mempunyai peran aktif untuk masyarakat.

"Harapan kami adalah kepada warga binaan yang bebas diberikan asimilasi ini harus berbuat baik dan tidak mengulangi kriminal harus tetap di rumah karena statusnya masih asimilasi masih belum sepenuhnya bebas. Jika kembali melakukan kriminal akan kita ambil hukumannya lebih berat," katanya lagi.

Untuk diketahui, total napi Lapas Bengkalis menikmati bebas program asimilasi, saat ini sudah berjumlah sekitar 200 orang lebih.

Dua orang napi penerima program asimilasi, Sarwedi (41), kasus pencurian warga Desa Muara Basung, Pinggir dan Heri Kurniawan (25), kasus kecelakaan lalu lintas, warga asal Tapung Hilir, Kampar dimintai tanggapannya mengaku sangat senang bisa menghirup udara bebas.

"Alhamdulillah sangat senang dan berterima kasih banyak kepada Lapas Bengkalis. Lebaran ini bisa berkumpul dengan keluarga," ungkap Heri dengan wajah sumringah diiyakan Sarwedi.**(put)