• Kepala Diskop UMKM Bengkalis Herman, didampingi Ketua Yayasan H. Amiruddin dan SD IT Al Hidayah H Muhammad Rafi dan jajaran foto bersama usai acara penyerahan bantuan kepada pelaku UMKM secara simbolis, Rabu 24 Juni 2020.

Gaungriau.com (SUNGAIPAKNING) -- Ketua Umum Yayasan H. Amiruddin dan Sekolah Dasar Islam Terpadu (SD - IT) Al Hidayah H. Muhamad Rafi memberikan bantuan kepada pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) untuk wilayah Kecamatan Bukit Batu, Kecamatan Siak Kecil dan Kecamatan Bandar Laksamana (wilayah Gerbang Laksamana Red), Rabu 24 Juni 2020.

Penyerahan bantuan dilaksanakan di Mesjid komplek SD IT Al Hidayah Jalan Jendral Ahmad Yani Desa Sejangat Kecamatan Bukit Batu, terlihat hadir Ketua Umum Yayasan H. Amiruddin danSD IT Al Hidayah H. Muhammad Rafi dan jajaran, Kepala Dinas Koperasi Usaha Mikro Kecil dan Menengah (Diskop UMKM) Kabupaten Bengkalis Herman, S.Si. M.Si, serta ratusan pelaku usaha yang sudah diseleksi oleh tim yayasan H. Amiruddin dari wilayah Gerbang Laksamana.

Ketua Yayasan H. Amiruddin dan SD IT Al Hidayah H. Muhammad Rafi mengatakan bahwa bantuan yang diberikan kepada pelaku UMKM bervariasi, sesuai dengan kebutuhan di lapangan.

"Bantuan yang kita berikan ini bervariasi untuk meningkatkan produksi dan volume bisnis masing - masing pelaku UMKM. Selain barang - barang penunjang usaha, ada juga berbentuk vocher, dan vocher tersebut bisa ditukar dengan barang lain," ungkap Rafi.

Dikatakannya Voucher yang disediakan bisa di tukar kembali di toko yang sudah ditunjuk yayasandengan barang lain, sesuai keinginan usaha yang akan dikembangkan.

"Bantuan yang kita berikan kepada UMKM ini, sesuai dengan permintaan pelaku usahanya, ada terpal, blender maspion dan sebagainya sesuai usaha yang akan dijalani. Total penerima sebanyak 100 orang pelaku UMKM," terang pengusaha sukses Sungai Pakning ini.

Sebelumnya kata Rafi, pengurus yayasan sudah turun ke lapangan untuk melakulan survey dan tatap muka langsung kepada seluruh pelaku UMKM yang hadir pada hari ini, sehingga bantuan benar - benar tepat sasaran.

"Sebelum bantuan diberikan, kita juga sudah melakukan survei ke rumah - rumah pelaku UMKM yang akan kita berikan bantuan hari ini. Survey tersebut langsung didampingi Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Kabupaten Bengkalis Bapak Herman, untuk memberikan arahan dan bimbingan kepada mereka, sehingga diharapkan betul - betul tepat sasaran," tambahnya.

Menurut Rafi, bantuan itu merupakan tahap pertama, pihak yayasan akan meninjau kembali terhadap seluruh pelaku UMKM, untuk mengetahui sampai di mana usaha yang dibantu berkembang.

"Ini kita lakukan demi meningkatkan taraf perekonomian masyarakat, terutama yang sudah lama terpuruk karena terdampak pandemi Covid-19. Jadi yayasan Amiruddin memberikan stimulus berupa pancing bukan langsung memberikan ikan, agar pelaku UMKM lebih kreatif dan inovatif dalam menjalankan usahanya," kata Rafi.

Sementara, Kepala Diskop UMKM Kabupaten Bengkalis Herman dalam arahannya memberikan apresiasi yang setinggi - tingginya kepada pengurus dan jajaran Yayasan H. Amiruddin, karena telah sudi, dan turut serta menjadi bagian yang peduli dalam rangka meningkatkan taraf ekonomi masyarakat wilayah Gerbang Laksamana Kabupaten Bengkalis.

"Atas nama pribadi maupun Dinas Koperasi dan UMKM Kabupaten Bengkalis, kami memberikan apresiasi yang setinggi - tingginya kepada pengurus dan jajaran Yayasan H. Amiruddin dan SD IT Al Hidayah yang diketuai H. Muhammad Rafi, kami berharap apa yang dilakukan yayasan kepada masyarakat pelaku UMKM pada hari ini betul - betul bermanfaat dan bisa meningkatkan taraf ekonomi, terutama pasca terjadinya wabah Covid 19 selama 3 bulan terakhir," sambut Herman.

Herman mengatakan bantuan yang disalurkan itu, adalah bagian dari upaya yang sangat penting untuk mencoba melakukan rangsangan usaha, baik secara langsung kepada pelaku UMKM, dalam bentuk stimulus atau lebih dari itu, dalam rangka persiapan berkompetisi, dari segi pengetahuan dan sarana prasarana dalam bentuk bantuan modal.

"Pelaku UMKM harus benar - benar serius, kreatif dan inovatif dalam menjalankan usahanya, sehingga ke depan menjadi mandiri dan berkembang, dengan demikian maka taraf ekonomi pun dapat didongkrak sedemikian rupa. Dan lapangan pekerjaanpun dapat diciptakan melalui tangan - tangan kreatif para pelaku usaha yang serius dan mandiri di daerah ini," tutup Herman.**(ded)