• Selamat, Kades Pematang Tebih serahkan BLT DD secara simbolis kepada warga terdampak covid 19

Gaungriau.com (UJUNG BATU) -- Penyerahan Bantuan Langsung Tunai (BLT) Dana Desa (DD) tahap III desa Pematang Tebih, Kecamatan Ujung Batu, Kabupaten Rohul (Riau) kepada warga yang terdampak covid-19, Rabu 22 Juli 2020 terlaksana tuntas.

Hadir dalam penyerahan BLT tersebut, Camat Ujung Batu Fisman Hendri S Hut, Pendamping desa, Babinkamtibnas, Danramil Tandun, kadus RT-RW dan ratusan masyarakat desa Pematang Tebih.

Dalam sambutannya, kades Pematang Tebih Selamat menyatakan, jumlah warga yang terdampak Covid 19 yang didata RT-RW sebagai penerima BLT berjumlah 183 orang.

Dana desa yang dialokasikan Tahun Anggaran 2020 untuk pembagian BLT tahap III kepada 183 warga RP 109 800 000. "Pembagiannya dilakukan secara teransparan, bahkan jauh sebelum dilakukan pembagian tahap I-II dan tahap ke-3, Pemdes Pematang Tebih terlebih dulu melakukan uji publik terhadap nama-nama yang akan menerima BLT itu, dengan harapan agar bisa dikoreksi", ujar Selamat.

Sebagai wujud teransparansi pemdes dalam melakukan penyaluran BLT, seluruh nama peserta penerima BLT kita tempel dengan poster pada sejumlah objek fasilitas umum yang ada di desa Pematang Tebih.

"Jadi kalau dikatakan kita pilih kasih dalam melakukan pendataan, itu tidak benar, karena yang melakukan pendataan secara langsung ke masyarakat adalah RT-RW dan kadus. Dana desa yang dialokasikan pun tidak ada berlebih, karena kita dalam mengalokasikan dan menyalurkannya sesuai anjuran pemerintah", tegas Selamat.

Selamat juga menyatakan bahwa dalam penyaluran BLT tersebut tidak dapat menyenangkan semua masyarakat. Karena itu, Pemdes membuka diri, jika ada yang komplain dengan pemnyaluran BLT, silahkan datang kedesa untuk penjelasannya, jangan bisik bisik sehingga dapat mempropokasi warga.

Dalam kesempatan tersebut, Camat Ujung Batu Fisman Hendri S Hut, menyatakan bahwa penyaluaran BLT DD Pematang Tebih sudah sesuai dengan anjuran pemerintah.

"Terlepas ada yang mengkritik dalam penyaluran BLT DD nya, silahkan saja dikritik, selagi kritik itu sipatnya membangun kita terima itu. Tapi kalau sudah menghujat tidak disertai bukti bukti, mempropokasi, itu sudah tidak benar, itu harus kita lawan", ujar Fisman.

Sebagai kepala pemerintahan di Kecamatan Ujung Batu, Fisman menegaskan bahwa ia tidak anti dengan kritikan, bahkan ia sangat membutuhkan kritikan kritikan yang sipatnya membangun, namun bukan malah sebaliknya menghujat dan menjatuhkan, itu tidak benar.

Fisman mengajak semua lapisan masyarakat Ujung Batu untu bersatu padu membangun Kecamatan Ujung Batu. Karena dalam kondisi saat ini, pembangunan prasarana infrastruktur masih sangat dibutuhkan di Kecamatan Ujung Batu.

"Sebagai contoh kecil saja, untuk dusun yang ada didesa Pematang Tebih masih sangat membutuhkan pembangunan derainase saluran limbah rumah tangga, jadi kalau kita bersatu bersama kedepan, kita pasti bisa membangun parasarana infrastruktur itu", ujar Fisman.

Dalam penyaluran BLT DD Pematang Tebih, tetap mengedepankan anjuran protokol kesehatan.**(lim)