Gaungriau.com (BENGKALIS) -- Gubernur Riau yang diwakili Asisten I bidang Pemerintahan Setdaprov Riau H Ahmadsyah Harrofie mengharapkan hari jadi ke-508 Bengkalis dapat membawa perubahan dalam penanggulangan COVID-19, khususnya di Kabupaten Bengkalis.

Hal itu disampaikan Ahmadsyah Harrofie ketika membacakan sambutan langsung Gubernur Riau Syamsuar pada acara hari jadi Bengkalis, Kamis, 30 Juli 2020 di ruang rapat paripurna DPRD Kabupaten Bengkalis.

"Mari kita songsong kehidupan adaptasi baru ini untuk melindungi diri kita, keluarga dan masyarakat sekitar kita dari ancaman COVID-19 yang sampai saat ini tidak tahu kapan berakhirnya," kata Ahmadsyah.

Ahmadsyah mengatakan, pada tahun 2020 sektor pembangunan di tidak dapat dijalankan dengan maksimal karena adanya wabah pandemi COVID-19 sehingga berbagai sektor pembangunan menjadi lumpuh dan mengancam prioritas masyarakat.

"Pemerintah terus berupaya dalam membangun sektor strategis seperti perekonomian dengan membangun skema dari dampak COVID-19 ini, kebijakan Pemerintah Provinsi Riau salah satu nya adalah dengan bantuan keuangan khusus terdampak COVID-19 kepada kabupaten/kota se-Provinsi Riau," tambahnya.

Selanjutnya,Ahmadsyah menambahkan dampak COVID-19 ini harus bekerja dengan cepat agar pemulihan ekonomi segera pulih sehingga masyarakat dapat menikmati pembangunan secara maksimal.

"Kemajuan pembangunan di Kabupaten Bengkalis dibutuhkan kerjasama yang solid dari seluruh elemen masyarakat sehingga dapat menghasilkan suatu daerah yang lebih baik sebagaimana yang kita harapkan," tuturnya lagi.

Lanjut Ahmadsyah, melalui hari jadi Bengkalis ke-508 sangat tepat ke depan kita akan memiliki satu soliditas dari semua potensi agar mampu mengejar ketertinggalan kabupaten/kota yang ada di Riau ini.

"Masyarakat harus memulai aktivitas di berbagai sektor secara ketat dengan protokol kesehatan agar terjadi meminimalisir menurunnya COVID-19 di Provinsi Riau,"ujarnya.**(dede)